BUMN

TelkomGroup Lakukan Diskusi dengan Netflix untuk Tayangan Konten Streaming

MONITOR, Jakarta – PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) mengaku masih diskusi dengan Netflix untuk mengijinkan pemilik platform itu menayangkan konten streaming di jaringannya.

“Hingga saat ini layanan Netflix belum tersedia di jaringan TelkomGroup baik Telkomsel maupun IndiHome, dikarenakan masih belum tercapainya kesepakatan antara TelkomGroup dan Netflix. Keputusan TelkomGroup ini bukan didasarkan pada kepentingan bisnis semata, namun guna melindungi kepentingan pelanggan dan seluruh lapisan masyarakat Indonesia pada umumnya,” jelas VP Corporate Communication Telkom Arif Prabowo dalam keterangan, Jumat (10/1).

Dikatakannya, TelkomGroup terbuka untuk menjalin kerjasama dengan berbagai pihak demi menyajikan layanan konten yang berkualitas. Saat ini Seluruh mitra penyedia konten yang telah bekerjasama  bersedia memenuhi aturan yang berlaku dan kesepakatan bersama demi menjamin kenyamanan pelanggan. 

“Kami masih terus berupaya memperkaya konten melalui kerjasama dengan para mitra penyedia layanan termasuk Netflix yang masih dalam proses pembicaraan,” katanya.  

Ditambahkannya, TelkomGroup mendorong para mitra penyedia konten untuk dapat menghadirkan karya sinematografi anak bangsa yang berkualitas.

“Karenanya kami juga sangat mengapresiasi dan mendukung para sineas Indonesia yang akhir-akhir ini telah menghasilkan karya-karya terbaik, sehingga menggairahkan industri perfilman tanah air dan mendorong pengembangan industri kreatif khususnya bidang sinematografi. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mencetak SDM Unggul,” ujar Arif.

Telkom memblokir Netflix di akhir Januari 2016  bagi semua pelanggan Telkom Grup (IndiHome, WiFi.id, dan Telkomsel) karena alasan perusahaan dari Amerika Serikat itu banyak memuat konten berbau pornografi. 

Baru-baru ini Netflix digandeng Kementerian Pendidikan dan Budaya menggandeng Netflix untuk mengadakan pelatihan penulis naskah. 

Nantinya Netflix dan Kemendikbud akan memilih 10 penulis naskah untuk mengikuti pelatihan di Hollywood, Los Angeles, Amerika Serikat pada bulan Maret 2020.

Selain itu nantinya di Indonesia Netflix juga akan mengadakan pelatihan untuk penulisan naskah di Indonesia untuk 100 orang. Keseriusan Netflix terlihat dari nilai Investasi yang diberikan yaitu sebesar US$1 juta atau setara Rp 14 miliar melalui beberapa kegian inisiatif seperti pelatihan penulisan yang sudah disebutkan

Sementara Menkominfo Johnny G Plate ohnny meminta agar Netflix Original tak masuk Indonesia. Netflix Original adalah film layar lebar, film seri, dan program acara yang didanai langsung oleh Netflix dan hak cipta pun dimiliki Netflix. Konten bisa berupa film dalam negeri maupun luar negeri.

Recent Posts

Rokhmin Dahuri: Modernisasi Pertanian Harus Tingkatkan Produktivitas dan Kesejahteraan Petani

MONITOR, CIREBON - Modernisasi pertanian melalui mekanisasi menjadi salah satu kunci meningkatkan produktivitas sekaligus memperbaiki…

50 menit yang lalu

Mazz Reza Pranata: Pemuda Harus Kuasai Ilmu, Skills, dan Jiwa Kewirausahaan

MONITOR, BOGOR - Seorang pemimpin tidak cukup hanya mengandalkan kecerdasan intelektual dan idealisme. Mereka juga…

15 jam yang lalu

Riset Mahasiswa PTKIN Naik Kelas, Manfaatnya Nyata Dirasa Masyarakat

MONITOR, Yogyakarta - Setelah medali diraih dan pameran ditutup, ke mana hasil riset mahasiswa akan…

18 jam yang lalu

Wamenhaj Dorong Pelibatan Nonmuslim Dukung Pelayanan Jemaah Haji

MONITOR, Manado – Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak mendorong pelibatan masyarakat…

2 hari yang lalu

Demo Polri, Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Astacita Tuntut Pembersihan Oknum dan Penegakan Sistem Merit

MONITOR, Jakarta - Sejumlah masa yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Astacita (KoMPAS) menggelar…

2 hari yang lalu

Prof Rokhmin: Bantuan Ayam Petelur Harus Jadi Modal Awal Kemandirian Usaha

MONITOR, Cirebon - Bantuan ayam petelur kepada kelompok ternak harus menjadi modal awal untuk membangun…

2 hari yang lalu