PENDIDIKAN

Kemendikbud Gandeng Netflix Dukung Perfilman Indonesia

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menggandeng Netflix dalam mendukung perfilman Indonesia dengan menyiapkan program pengembangan keterampilan insan perfilman Tanah Air.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengatakan Netflix berinvestasi senilai 1 juta dolar AS (Rp14 miliar) untuk meningkatkan kreativitas sumber daya perfilman di Indonesia, termasuk lewat program “Script to Screen” di Hollywood.

“Netflix akan mengadakan pelatihan kepada 15 penulis skenario terpilih dari Indonesia ke Hollywood,” kata Nadiem di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta, Kamis.

Para penulis skenario itu akan diajak bertemu dengan tim kreatif Netflix dan anggota komunitas kreatif global untuk belajar tentang membuat konten lokal yang menarik untuk global.

Selain itu, Kemendikbud dan Netflix juga bakal mengadakan lokakarya dengan 100 penulis skenario di Indonesia. Netflix akan memboyong para ahli dan mitra untuk berbagi ilmu mengenai pengembangan cerita, penulisan skenario dan pelatihan pascaproduksi.

“Sangat exciting juga bagi kami untuk melihat talenta-talenta kita seperti apa,” ujar Nadiem.

Program ini dilanjutkan dengan lomba membuat film pendek untuk para peserta lokakarya dengan tema asas-asas Pancasila. Hadiah bagi pemenang sebesar dana produksi 600.000 dolar AS.

Netflix juga akan menggelar Online Safety Training Program bersama Family Online Safety Institute, juga lokakarya untuk membantu menumbuhkan tata kelola industri kreatif.

Nadiem menegaskan kemitraan ini adalah langkah pertama dari program kebudayaan inovatif yang bertujuan menampilkan kehebatan sumber daya manusia Indonesia.

Kuek Yu-Chuang, Managing Director Netflix Asia Pasific, berharap cerita-cerita yang dihasilkan para peserta pelatihan akan mengangkat tema khas Indonesia yang memikat di mata dunia.

“Ini barulah permulaan. Indonesia sudah memiliki banyak orang kreatif dan berbakat. Kami berharap, kerja sama dengan pemerintah di sini dapat meningkatkan industri kreatif yang lebih luas.”

Sheila Timothy, perwakilan Asosiasi Produser Film Indonesia (APROFI), menyambut baik kerjasama antara Kemendikbud dan Netflix dalam meningkatkan kualitas insan perfilman, khususnya penulis skenario.

Sheila menegaskan skenario adalah dasar penting dalam membuat film. Dia tak menampik sudah ada banyak penulis skenario berbakat di Tanah Air, namun kemampuannya harus terus ditingkatkan sehingga karyanya lebih memikat dan dinikmati secara lebih luas.

“Awalnya khusus penulis skenario, dimulai dari situ akan jadi bola salju, lompatan besar untuk industri film Indonesia,” kata dia.

Recent Posts

Di Silatnas MA IPNU, Hery Haryanto Azumi Serukan Muktamar NU Riang Gembira

MONITOR, Jakarta – Kandidat Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Hery Haryanto Azumi, menyerukan…

2 jam yang lalu

Dorong Ada Perbaikan Menyeluruh, Puan: Pelayanan Kesehatan Jangan Kehilangan Empati

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani memberi perhatian terhadap isu nirempati tenaga kesehatan…

14 jam yang lalu

Legislator Desak Usut Tuntas Temuan 995 Senjata di Sekolah Swasta: Ini Persoalan Serius Menyangkut Keamanan Negara

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi I DPR RI, Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin, meminta aparat…

18 jam yang lalu

Siswa SMP Tewas Diduga Akibat Di-bully, Waka Komisi X DPR Tegaskan Harus Ada Pembenahan Sistem yang Nyata

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani menyoroti insiden tewasnya…

18 jam yang lalu

Anggap Konten Promo Vape YouTuber Bentuk Eksploitasi, DPR Dorong Penguatan Regulasi

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi VIII DPR RI, Maman Imanulhaq menekankan pentingnya penguatan regulasi perlindungan…

18 jam yang lalu

Ramai Isu Nakes Hina Pasien BPJS, Legislator: Pasien Berhak Diperlakukan Dengan Penuh Empati

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI Nurhadi menyoroti isu sikap nirempati tenaga kesehatan…

18 jam yang lalu