Salah satu posko pengungsian banjir di Jakarta (dok: Ist)
MONITOR, Jakarta – Fraksi Partai Demokrat DPRD DKI Jakarta menginstruksikan semua anggotanya agar turun ke lapangan untuk membantu para korban banjir.
“Dari instruksi fraksi, semua anggota Fraksi DPRD DKI agar berperan aktif dalam membantu masyarakat yang terdampak banjir,” ujar anggota Fraksi Demokrat DPRD DKI Mujiyono kepada MONITOR, Kamis (2/1).
Ketua Komisi A DPRD DKI ini mengatakan, instruksi tersebut menyebutkan bahwa bantuan yang diberikan harus terarah dan tepat sasaran.
“Tepat sasaran dan terarah maksudnya, sebelum turun memberi bantuan harus dipetakan daerahnya terlebih dahulu. Tujuannya mencari daerah yang belum mendapat batuan dari Pemprov DKI,” terangnya.
Menurut, Mujiyono, saat ini warga Jakarta yang terdampak banjir sangat membutuhkan bantuan. Oleh karena itu, pihaknya mengajak semua elemen agar mengesampingkan dulu perbedaan warna partai.
“Yuk, warga butuh bantuan dan penanganan cepat dari kita dan seluruh perangkat Pemprov DKI,” ajak Mujiyono.
Menurut Mujiyono, masalah banjir memang super kompleks ibarat, ayam sama telur. Sehingga, dikatakan dia, harus segera dicarikan solusi penanganan banjir.
“Tidak bisa parsial kalau ngomongin soal banjir di Jakarta. Kita apresiasi juga respon cepat dari Pak Gubernur beserta jajarannya. Tentunya banyak yang harus evaluasi dan mencari solusi bersama ke depan,” pungkasnya.
MONITOR, Jakarta - Lonjakan harga plastik yang kian tak terkendali memicu kekhawatiran serius bagi keberlangsungan…
MONITOR, Jakarta - Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto melakukan gebrakan besar dalam…
MONITOR, Jakarta – Pernyataan Saiful Mujani dan Islah Bahrawi terkait wacana pengakhiran masa jabatan Presiden Prabowo…
MONITOR, Jakarta — Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf, menyayangkan kegagalan…
MONITOR, Jakarta - Tiga perguruan tinggi di Indonesia kini tercatat sebagai anggota International Association of…
MONITOR, Jakarta — Pemerintah Arab Saudi resmi memberlakukan pembatasan akses masuk ke Kota Suci Makkah mulai…