MEGAPOLITAN

Ekonomi Kreatif Jadi Andalan Tangsel 2027, Pilar Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas dan Tertib Perizinan

MONITOR, Ciputat – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus memperkuat sektor ekonomi kreatif sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, mengajak para pelaku usaha untuk berkolaborasi dan berinovasi guna meningkatkan daya saing serta mendorong usaha naik kelas.

Hal tersebut disampaikan Pilar dalam kegiatan Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 yang digelar di Gedung Galeri dan UMKM Kota Tangerang Selatan, Senin (6/4/2026).

“Ini yang kita lakukan hari ini, supaya Musrenbang bisa mencakup semua kebutuhan dari semua sisi, seperti pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pelayanan, hingga kepemudaan,” ujarnya.

Ia menegaskan, sektor ekonomi kreatif menjadi salah satu pilar utama dalam visi pembangunan daerah, khususnya dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Tangerang Selatan. Menurutnya, hasil usulan dari para peserta Pra Musrenbang akan dirumuskan bersama Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) untuk diimplementasikan pada tahun 2027.

Berbagai program lintas sektor pun telah disiapkan untuk mendukung pengembangan ekonomi kreatif. Di antaranya, program seni bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud), penguatan videografi dan periklanan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), serta pengembangan sektor kuliner bersama Dinas Koperasi dan UMKM.

Selain itu, Pemkot Tangsel juga akan memfasilitasi akses pembiayaan bagi pelaku usaha melalui kerja sama dengan perbankan, serta memberikan bantuan peralatan untuk mendukung aktivitas komunitas kreatif.

“Jadi, kita kaitkan dengan dinas-dinas pengampu, supaya mereka menjadi induk bagi para pelaku ekonomi kreatif,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pilar juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap perizinan usaha, khususnya Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Ia mengingatkan para investor dan pelaku usaha agar tidak mengabaikan aspek administratif dalam mendirikan usaha.

“Saya berharap semua pelaku investor tidak mengabaikan masalah izin administrasi, karena dari situ kami bisa melihat apakah sudah memenuhi ketentuan atau belum,” tegasnya.

Ia menjelaskan, sejumlah aspek yang harus diperhatikan dalam pembangunan usaha antara lain Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), Garis Sempadan Bangunan (GSB), serta ketentuan ketinggian bangunan. Hal tersebut penting untuk mencegah potensi masalah di masa depan, seperti banjir maupun longsor.

Ia juga meminta dinas terkait untuk memperketat pengawasan terhadap kepatuhan perizinan sesuai regulasi yang berlaku.

“Harus izin dulu, baru dibangun,” tegasnya.

Kegiatan Pra Musrenbang ini turut dihadiri para pelaku usaha dan komunitas ekonomi kreatif di Kota Tangerang Selatan. Mereka aktif memberikan masukan terkait tantangan yang dihadapi, sekaligus berbagi strategi dalam mengembangkan usaha agar lebih kompetitif dan berkelanjutan.

Dengan sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha, Pemkot Tangsel optimistis sektor ekonomi kreatif dapat menjadi kekuatan utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berdaya saing tinggi.

Recent Posts

Jasa Marga Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Gempa NTT

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak gempa bumi…

14 jam yang lalu

Kemenhaj Mediasi Pengaduan Penundaan Keberangkatan dan Pengembalian Dana Jemaah

MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI memfasilitasi mediasi antara mitra pemasaran selaku…

17 jam yang lalu

Bursa Wirausaha Unggulan Buka Akses UMKM Naik Kelas

MONITOR, Medan — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Kementerian UMKM) memperkuat ekosistem kewirausahaan melalui…

18 jam yang lalu

Jangan Sampai Indonesia Punya 97,5 Juta Hektare Kawasan Konservasi yang Hanya Hidup di Atas Peta

MONITOR, Jakarta - Ambisi Indonesia memperluas kawasan konservasi laut hingga 97,5 juta hektare pada 2045…

21 jam yang lalu

Siap-Siap! Kemnaker akan Buka Pendaftaran MagangHub Angkatan II Batch 2

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan membuka pendaftaran peserta Program Pemagangan Nasional (MagangHub) Angkatan…

2 hari yang lalu

Kemenhaj Salurkan Bantuan Sosial bagi Warga Terdampak Gempa di NTT

MONITOR, Jakarta — Sebagai wujud kepedulian sosial dan solidaritas kemanusiaan, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj)…

2 hari yang lalu