PERTANIAN

Politisi PKS Raih Penghargaan Pelopor Gerakan Anti Korupsi di Kementan

MONITOR, Jakarta – Politisi Partai Keadilan Sejahtera, Mulyanto, menerima penghargaan dari Kementerian Pertanian (Kementan) atas prakarsanya membangun gerakan program Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) di Kementerian Pertanian saat masih menjabat sebagai Inspektorat Jenderal tahun 2008-2010. 

Mulyanto dinilai layak menerima penghargaan tersebut karena berhasil membangun program pencegahan dan pemberantasan korupsi secara terpadu di wilayah kerja Kementerian Pertanian yang dulu bernama Departemen Pertanian. 

Berkat upaya Mulyanto beserta jajarannya di Inspektorat Jenderal kini program pencegahan dan pemberantasan korupsi Kementerian Pertanian menjadi acuan bagi kementerian lain secara nasional, yang diadopsi KPK dan Kemenpan-RB. 

Bahkan pada tahun 2009 Program WBK Kementerian Pertanian mendapat 2 Rekor MURI untuk kategori Pelopor Gerakan WBK dan Pelatihan Anti-Korupsi WBK. 

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dalam acara peringatan Hari Anti Korupsi se-Dunia (HAKORDIA), Jumat (13/12), di Auditorium Gedung F, Kementerian Pertanian. Hadir dalam acara tersebut Sekjen, Irjen dan beberapa orang Dirjen lingkup Kementan serta Pimpinan Balai Kementerian Pertanian se-Indonesia.

Selain kepada Mulyanto, Kementerian Pertanian juga memberikan penghargaan yang sama kepada Ir. R. Azis HIdajat, MM., Erif Hilmi, SH., dan Drs. Imam Subarkah, MM.  
Dalam sambutannya Syahrul Yasin Limpo menyatakan terima kasih atas upaya yang telah dilakukan para tokoh WBK Kementerian Pertanian.

Atas usaha yang dilakukan kini Kementerian Pertanian menjadi satu-satunya Kementerian yang bebas dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK dan mendapat penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI).

Syahrul mengajak jajaran Kementerian Pertanian untuk meneruskan tradisi baik ini.

“Menjaga kementerian ini agar tetap bersih tidak bisa hanya dibebankan kepada Menteri, Sekjen, dan Inspektorat Jenderal. Tapi komitmen ini harus dihayati bersama oleh segenap jajaran Kementerian Pertanian,” ujar Syahrul Yasin Limpo.

Sementara dalam sambutan pengantarnya, Mulyanto mengaku surprise ketika menerima undangan dari Kementerian Pertanian yang memintanya hadir sekaligus menerima penghargaan tokoh WBK.

Mulyanto bangga program yang diprakarsainya sepuluh tahun lalu masih dapat diteruskan, bahkan semakin baik.

Mulyanto berharap apa yang sudah dicapai selama ini oleh Kementerian Pertanian dapat dipertahankan dan ditingkatkan.

Mulyanto berharap Kementerian Pertanian dapat menjadi pelopor terlaksanakannya konsep  good and clean governance. Hal itu penting untuk menunjang produktifitas lembaga yang pada akhirnya dapat membantu Pemerintah mengurangi defisit neraca perdagangan, khususnya terkait komoditas pertanian.

“Malu kita kalau terkait komoditas pertanian masih harus impor. Apa kita mau seperti itu?” tanya Mulyanto yang dijawab serempak oleh peserta yang hadir.

“Itu mengapa kita harus benar-benar menghayati bahwa kegiatan WBK ini tidak semata-mata kegiatan yang bersifat administratif melainkan kegiatan yg memiliki dampak ekonomi secara nasional,” tegas Mulyanto.

Recent Posts

BPS: Harga Ayam, Telur, dan Cabai Turun, Tekan Laju Inflasi April

MONITOR, Jakarta — Di tengah inflasi April 2026 yang tercatat sebesar 0,13 persen secara bulanan,…

14 menit yang lalu

Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Tlogosari Pati, DPR Desak Proses Hukum Tegas dan Audit Pesantren

MONITOR, Jakarta - Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar, Firman Soebagyo, menyampaikan keprihatinan mendalam atas…

22 menit yang lalu

Hilirisasi Ayam Digenjot, Bima Berpotensi Jadi Pusat Produksi Unggas untuk Kawasan Timur

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian mempercepat pengembangan Hilirisasi Ayam Terintegrasi (HAT) di Pulau Sumbawa, Nusa…

2 jam yang lalu

Kolaborasi Lintas Kementerian Entaskan Kemiskinan Melalui Pemberdayaan UMKM dan Ekraf

MONITOR, Jakarta — Tiga kementerian mencakup Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM), Kementerian Usaha…

13 jam yang lalu

Legislator Ingatkan Untuk Hitung Cermat Hibah Kapal Induk dari Italia Agar Tak Jadi Beban RI

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin menyoroti rencana Indonesia menerima hibah…

14 jam yang lalu

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Dinilai Hanya Memperkaya Segelintir Elite

MONITOR, Jakarta - Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang stabil di kisaran lima persen dinilai belum mencerminkan…

15 jam yang lalu