Jenderal (purn) Fachrul Razi menjadi Menteri Agama di kabinet Indonesia Maju (dok; JPNN)
MONITOR, Jakarta – Pengumuman resmi susunan menteri Kabinet Indonesia Maju yang disampaikan Presiden Jokowi terus mendapat perhatian di ruang publik. Terlebih, ada sejumlah pos kementerian yang diberikan kepada wajah-wajah menteri baru, seperti Menteri Agama yang dimandatkan kepada Jenderal (Purn) Fachrul Razi.
Mantan Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Sodik Mudjahid mengatakan, dirinya optimis sekaligus pesimis dengan pengelolaan kementerian agama kedepannya nanti.
“Harap-harap cemas kepada Menteri Agama baru,” kata Sodik kepada wartawan, Rabu (23/10/).
Ia memaparkan sikap pesimistis terhadap kemampuan Fachrul menjalankan tugas di Kemenag. Menurut dia, hal itu jauh dari kompetensi mantan sang jenderal tersebut.
“Dari sisi kemampuan mengembangkan ruang lingkup tugas Kemenag (pendidikan, Bimas agama, haji dan umrah, serta balitbang) kita pesimis, karena jauh dari bidang dan kompetensinya,” papar Sodik.
Namun, Sodik melihat Fachrul bisa memperbaiki manajemen ibadah haji. Pengalaman Fachrul sebagai purnawirawan jenderal dinilainya bisa memobilisasi pasukan dan peralatan.
“Kecuali dalam memperbaiki manajemen haji. Karena manajemen haji lebih kepada soal manajemen mobilisasi jemaah, soal pondokan, soal catering, soal keamanan dan lain-lain,” sebut dia.
“Sebagai Jenderal, FR (Fachrul Razi) pasti handal dalam mobilisasi pasukan dan peralatan,” pungkas Sodik.
Oleh: dr. H. Agus Sunardi, Sp.PK* Korupsi merupakan salah satu tantangan terbesar dalam pembangunan Indonesia. Hampir…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memberikan apresiasi penuh atas langkah progresif Induk Koperasi Tenaga…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera menyoroti fenomena banyaknya Aparatur…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk didapuk sebagai mentor untuk Command Center Management…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher menyoroti temuan 14 produk…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti isu perundungan di balik kasus peledakan…