Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Andre Rosiade (dok: net)
MONITOR, Jakarta – Anggota DPR RI Andre Rosiade menyayangkan adanya insiden penyerangan terhadap Menko Polhukam Wiranto, di Pandeglang, Banten, Kamis (10/10) siang tadi.
“Kita menyayangkan penyerangan terhadap Pak Wiranto tentu tidak boleh ada cara-cara kekerasan menyerang seseorang, apalagi dia pejabat negara itu tidak boleh,” kata Andre kepada wartawan, di Jakarta, Kamis (10/10).
Ia pun menegaskan terhadap penyerangan tersebut, hukum harus ditegakkan kepada para pelaku. Dan, Andre pun menyerahkan sepenuhnya penanganan ini kepada pihak kepolisian.
“Itu hukum harus ditegakkan. Masa seorang Menko Polhukam diserang secara terbuka. Kami menyayangkan kejadian ini dan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian,” papar politikus Gerindra.
Termasuk, sambung dia, mengenai adanya dugaan pelaku penyerangan terpapar radikalisme ISIS.
“Itu kan domainnya polisi untuk melalukan penegakkan hukum. Yang jelas kira menyangkan kejadian itu, menyayangkan kejadian yang menimpa Pak Wiranto,” pungkas juru bicara DPP Partai Gerindra itu.
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama yang juga Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, akan menghadiri…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka pendaftaran calon peserta Program Magang Nasional (MagangHub) Batch…
MONITOR, Banjarmasin – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menggelar Jambore Kumitra 2026 di…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama mempersiapkan lima program untuk memperkuat masa depan santri dan pesantren.…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usahanya, PT Jasamarga Tollroad Maintenance…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjelaskan persyaratan dan mekanisme pendaftaran program pelatihan vokasi bagi…