PEMERINTAHAN

Wamen Helvi: Jambore Kumitra Kalsel Perluas Akses Pembiayaan dan Pasar UMKM

MONITOR, Banjarmasin – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menggelar Jambore Kumitra 2026 di Kalimantan Selatan sebagai upaya memperluas akses pembiayaan, kemitraan, pasar, dan pendampingan usaha guna meningkatkan daya saing serta kesejahteraan pengusaha UMKM.

Sebelum membuka kegiatan, Wakil Menteri UMKM Helvi Moraza menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah kebakaran hutan dan lahan yang melanda Kalimantan.

“Semoga musibah ini segera berakhir, kondisi lingkungan kembali pulih, dan masyarakat dapat beraktivitas seperti sediakala. Kami juga berharap para pengusaha UMKM yang terdampak segera bangkit dan kembali menjalankan usahanya agar aktivitas ekonomi masyarakat tetap terjaga dan perekonomian daerah kembali bergerak,” ujar Helvi saat membuka Jambore Kumitra di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Minggu (25/10).

Helvi menegaskan Jambore Kumitra 2026 merupakan langkah konkret Kementerian UMKM dalam menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto agar program pemerintah memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Sesuai amanah Presiden Prabowo, kurangi seremonial dan perbanyak program yang menyentuh langsung masyarakat. Jambore Kumitra ini menjadi bagian dari ikhtiar kita untuk memajukan UMKM di Kalimantan Selatan, khususnya Banjarmasin, sehingga mampu meningkatkan pendapatan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Menurut Helvi, Kumitra merupakan program Kementerian UMKM yang mempertemukan pengusaha UMKM dengan berbagai mitra strategis untuk membuka peluang pembiayaan, kemitraan usaha, dan akses pasar.

Ia menjelaskan pemberdayaan UMKM tidak dapat dilakukan secara parsial, tetapi membutuhkan pendekatan terintegrasi, mulai dari pelatihan kewirausahaan, akses pembiayaan, perluasan pasar, pendampingan berkelanjutan, hingga transformasi digital.

“Di sini kami juga menghadirkan transformasi digital melalui sosialisasi dan implementasi Sahabat UMKM. Melalui kegiatan ini, berbagai layanan dan program yang berkaitan dengan kebutuhan pengusaha UMKM kami integrasikan agar manfaatnya semakin optimal,” ujar Helvi.

Berdasarkan data Sistem Informasi Data Tunggal UMKM (SIDT-UMKM) Kementerian UMKM, hingga akhir 2025 terdapat 518.542 unit UMKM di Kalimantan Selatan, bertambah 8.776 unit dibandingkan tahun sebelumnya. Dari jumlah tersebut, sebanyak 51.686 pengusaha UMKM berada di Kota Banjarmasin.

Melihat besarnya potensi tersebut, Kementerian UMKM menghadirkan berbagai layanan strategis dalam Jambore Kumitra 2026 yang mencakup akses pembiayaan usaha, kemitraan dan pasar, optimalisasi layanan dan pendampingan, serta pemberdayaan dan edukasi.

Melalui layanan terpadu tersebut, pengusaha UMKM diharapkan tidak hanya memperoleh informasi, tetapi juga mendapatkan solusi konkret sesuai kebutuhan dan tahapan perkembangan usahanya.

“Kami berupaya memberikan layanan terbaik yang membantu pengusaha UMKM memahami langkah berikutnya, bukan justru membuat mereka kebingungan mencari bantuan,” ujar Helvi.

Kementerian UMKM juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Pemerintah Kota Banjarmasin, pemerintah kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan, APRINDO, PHRI, lembaga keuangan, asosiasi, PLUT UMKM Banjarbaru, Rumah Layanan Kemasan Kalimantan Selatan, serta seluruh pemangku kepentingan yang berkolaborasi menyukseskan kegiatan tersebut.

Helvi menekankan keberhasilan Jambore Kumitra tidak semata diukur dari penyelenggaraan kegiatan, melainkan dari keberlanjutan manfaat yang diterima pengusaha UMKM, terutama dalam memperoleh pembiayaan, memperluas pasar, dan membangun kemitraan usaha.

“Keberhasilan Jambore Kumitra harus terlihat dari manfaat nyata setelah kegiatan ini. Pengusaha UMKM memperoleh akses pembiayaan dan pendampingan, peluang kemitraan ditindaklanjuti, serta semakin banyak produk UMKM yang dibeli masyarakat. Setiap komitmen dan peluang yang lahir dari Jambore ini akan terus kami kawal,” ujar Helvi.

Recent Posts

Menag Suarakan Diplomasi Keagamaan Global di Internasional Sant’egidio Assisi

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama yang juga Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, akan menghadiri…

7 jam yang lalu

Kemnaker Buka Pendaftaran Peserta MagangHub Batch 3 pada 27 Oktober

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka pendaftaran calon peserta Program Magang Nasional (MagangHub) Batch…

7 jam yang lalu

Kemenag Siapkan Lima Program untuk Perkuat Masa Depan Santri dan Pesantren

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama mempersiapkan lima program untuk memperkuat masa depan santri dan pesantren.…

2 hari yang lalu

Jasa Marga Optimalkan Preservasi Jalan Tol untuk Jaga Keandalan dan Kelancaran Perjalanan

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usahanya, PT Jasamarga Tollroad Maintenance…

2 hari yang lalu

Syarat dan Cara Daftar Pelatihan Vokasi bagi Pekerja Terdampak PHK

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjelaskan persyaratan dan mekanisme pendaftaran program pelatihan vokasi bagi…

2 hari yang lalu

Dua Tahun Prabowo–Gibran, Memperkuat Swasembada Pangan Berkelanjutan

MONITOR, Jakarta - Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka…

2 hari yang lalu