PENDIDIKAN

Kemendikbud Dorong Peningkatan Kualitas Implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik

MONITOR, Jakarta – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Didik Suhardi mendorong peningkatan kualitas implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di lingkungan Kemendikbud. Pemanfaatan SPBE harus berdampak pada peningkatan efisiensi dan efektivitas, serta manfaatnya dirasakan masyarakat.

“Saling sinergi, itulah yang penting dengan adanya SPBE kita bisa melihat program-program kerja yang ada berdasarkan Rencana Strategis yang sudah disusun hingga capaian kinerja akan terukur dan dirasakan masyarakat“, kata Didik Suhardi, saat membuka Rapat Koordinasi Pengelola Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di Lingkungan Kemendikbud, di Hotel Kristal Jakarta, Rabu (11/9/2019), seperti dikutip dari laman http://jardiknas.kemdikbud.go.id.

Didik Suhardi mengimbau agar satuan kerja pengelola SPBE di lingkungan Kemendikbud memperbaiki tata kelola TIK. Ia juga mengingatkan semua satuan kerja Kemendikbud untuk menggunakan aplikasi-aplikasi yang dimiliki Kemendikbud untuk Aplikasi Persuratan Elektronik (E-Office) dan  pos elektronik resmi Kemendikbud.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Pustekkom Kemendikbud Gogot Suharwoto menekankan pentingnya tata kelola TIK yang baik agar bisa saling terintegrasi.

Untuk itu, satuan kerja di lingkungan Kemendikbud perlu mendukung kebijakan tata kelola TIK Kemendikbud dan menggunakan layanan-layanan SPBE yang telah dikembangkan.

“Kami juga berusaha untuk terus meningkatkan layanan-layanan yang ada untuk saling terintegrasi,” ujar Kepala Pustekkom.

Gogot juga mengajak agar satker untuk memperhatikan keamanan dari aplikasi yang dibuat dengan melaksanakan ujian kerentanan keamanan.

Ia juga mengajak peserta rapat koordinasi yang terdiri dari unit pelaksana teknis (UPT) Kemendikbud untuk ikut menyosialisasikan media pembelajaran Rumah Belajar dan TV Edukasi.

Recent Posts

Kosmetik Bermerkuri Masih Banyak Beredar, Komisi IX DPR Desak Pengawasan Lebih Agresif

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher menyoroti temuan 14 produk…

1 jam yang lalu

Puan Soroti Isu Perundungan di Balik Kasus Bom Rakitan, Dorong Penguatan Iklim Sekolah Aman Bagi Anak

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti isu perundungan di balik kasus peledakan…

2 jam yang lalu

Kementerian UMKM Perkuat Transformasi Tata Kelola UMKM Melalui SAPA UMKM

MONITOR, Lombok Barat – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan komitmennya untuk mewujudkan transformasi…

6 jam yang lalu

Kemenag Tegaskan Madrasah Harus Bebas Kekerasan, Dirjen Pendis: Dorong Kurikulum Berbasis Cinta Lewat Matamuda 2026

MONITOR, Jakarta - Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Pendis) Kementerian Agama RI, Prof. Amien Suyitno, menegaskan bahwa madrasah…

9 jam yang lalu

Anak Gunung Krakatau Aktif, Waka Komisi V DPR Ingatkan Pentingnya Keamanan Masyarakat dan Jalur Pelayaran

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras menekankan pentingnya…

14 jam yang lalu

Siswa Diduga Korban Bullying Ledakkan Bom Rakitan, Legislator Dorong Ciptakan Lingkungan Sekolah yang Guyub

MONITOR, Jakarta - Anggota DPR RI Alex Indra Lukman menyoroti aksi seorang pelajar berinisial R…

14 jam yang lalu