POLITIK

Terbelit Finansial, Gerindra Minta BPJS Kesehatan Tak Naikkan Tunjangan Direksi

MONITOR, Jakarta – Kenaikan tunjangan bagi para direksi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan ketenagakerjaan kembali melambung jadi sorotan. Sebagai oposisi Pemerintah, Partai Gerindra pun tak luput mengkritisi kebijakan ini.

Melalui laman Twitternya, Partai Gerindra mengingatkan bahwa BPJS Kesehatan saat ini justru sedang terbelit masalah keuangan.

“Seharusnya kenaikan tunjangan tidak perlu dilakukan mengingat BPJS sedang mengalami masalah keuangan,” tulis Gerindra dalam akun resminya @Gerindra, Selasa (3/9).

Partai berlambang kepala burung Garuda ini juga mempertanyakan perihal manajemen BPJS Kesehatan saat ini. Padahal anggaran sedang defisit, tapi justru direksi BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan malah mengusulkan kenaikan tunjangan,” kritik Partai Besutan Prabowo Subianto ini.

Gerindra pun menyarankan, defisit yang dialami BPJS Kesehatan ini seharusnya ditutupi oleh pihak direksi, salah satunya dengan dicover dari gaji upah para direksi dan dewan pengawas.

“Kenapa tidak kesulitan keuangan yang dialami BPJS Kesehatan dibantu dari gaji upah direksi dan pengawas sebagai bentuk tanggungjawab direksi terhadap kondisi keuangan yang dialami BPJS Kesehatan,” tukasnya.

Recent Posts

Pelemahan Rupiah Cerminkan Tantangan Domestik dan Turunnya Kepercayaan Investor

MONITOR, Jakarta - Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat tidak semata-mata dipicu oleh…

36 menit yang lalu

Firman Soebagyo: Pemberantasan Korupsi Harus Beri Kepastian Hukum

MONITOR, Jakarta - Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Firman Soebagyo,…

2 jam yang lalu

Kinerja Bank Indonesia Harus Diukur dari Dampaknya bagi Masyarakat

MONITOR, Jakarta - Keberhasilan Bank Indonesia tidak cukup diukur dari capaian indikator kinerja yang melampaui…

3 jam yang lalu

Prabowo Serahkan Pesawat MRCA Rafale dan Sistem Pertahanan Modern kepada TNI

MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyerahkan alat utama sistem persenjataan (alutsista) strategis kepada Tentara…

4 jam yang lalu

Kemnaker Buka Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 2 Mulai 19 Mei, Kuota 30 Ribu Peserta

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka Program Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 Batch 2…

6 jam yang lalu

Komnas Haji Kembali Buka Posko Pengaduan Haji 2026, Fokus Kawal Layanan Puncak ARMUZNA

MONITOR, Makkah — Komnas Haji Indonesia kembali membuka Posko Pengaduan Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 2026 M/1447…

6 jam yang lalu