MEGAPOLITAN

Budayawan Betawi Sebut Bekasi dan Depok Layak Gabung Jakarta

MONITOR, Jakarta – Keinginan wali kota Bekasi Rachmat Effendi agar wilayahnya bisa bergabung dengan Ibukota Jakarta ramai bicarakan.

Budayawan Betawi, Yahya Andi Saputra, mengatakan keinginan wali kota Depok agar wilayahnya bergabung dengan Ibukota tidaklah sulit. Sebab menurut Yahya ada kesamaan budaya antar Jakarta Bekasi dan Depok.

“Sebenarnya budaya Bekasi dan Depok tidak jauh berbeda dengan Jakarta,” ungkap Yahya.

Dikatakan Yahya, Depok, Bekasi, bahkan Tangerang dan Bogor masuk ke wilayah budaya Melayu Betawi.

“Jabodetabek itu yang dimaksud wilayah budaya, bukan wilayah administratif. Kalau administratif kan jelas batas-batas administrasinya. Oleh sebab itu, Jabodetabek jelas sama budaya atau kulturnya, kultur Melayu Betawi,” jelas Yahya.

Oleh karenanya Yahya sepakat jika Depok, Bekasi, bahkan Tangerang dan Karawang masuk ke Provinsi DKI Jakarta. Keempat daerah tersebut, jelas dia, jelas memiliki kultur kesamaan budaya dengan Jakarta.

“Bekasi, Depok, Tangerang, bahkan Karawang bagian barat seharusnya masuk povinsi DKI Jakarta. Kenapa? Karena kesamaan budaya,” tuturnya.

Seperti diketahui, Keinginan wali kota Bekasi Rahmat Effendi agar pemerintahannya bisa bergabung dengan Pemprov DKI Jakarta tak main-main. Ini dibuktikan orang nomor satu di Bekasi tersebut dengan mendatangi kediaman Budayawan Betawi Ridwan Saidi dikawasan Jakarta Selatan, Kamis (21/8).

Mathar Kamal pegiat Budaya Betawi, yang juga orang dekat Ridwan Saidi, membenarkan kalau Walkot Bekasi Rahmat Effendi atau yang akrab di sapa Pepen mendatangi rumah kediaman Ridwan Saidi untuk berkonsultasi rencana gabung dengan Provinsi DKI Jakarta.

“Ya, Bang Pendi dateng bareng doktor Ali Anwar (sejarahwan Bekasi) untuk berdiskusi. Bang Pepen minta pendapat keseluruhan perencanaan dari Babe Ridwan Saidi tentang sikap Kota Bekasi gabung dengan Provinsi DKI Jakarta,”ujarnya

Dikatakan Mathar, Bang Pendi pun minta kepastian babe Ridwan Saidi untuk mendukung penggabungan Kota Bekasi.

Recent Posts

Kementan Perkuat Pengaturan Produksi Ayam, Jaga Harga dan Lindungi Peternak

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian terus memperkuat pengelolaan produksi dan pasokan ayam ras nasional sebagai…

7 jam yang lalu

HKTI Lumajang Soroti Tata Kelola Gula Nasional, Desak Perlindungan Petani Tebu

MONITOR, Lumajang – Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (DPC HKTI) Kabupaten Lumajang menyampaikan…

7 jam yang lalu

IPW: Mundurnya Aipda Vicky Harus Jadi Bahan Instrospeksi Kapolri

MONITOR, Jakarta - Indonesia Police Watch (IPW) menilai mundurnya Aipda Vicky Aristo Katiandagho dari institusi…

10 jam yang lalu

Apresiasi Prabowo, Komnas Haji: Tata Kelola Haji Makin Progresif dan Berpihak pada Jemaah

MONITOR, Tangerang Selatan - Komisi Nasional Haji (Komnas Haji) menyampaikan apresiasi atas komitmen dan langkah…

13 jam yang lalu

Pertamina Fasilitasi 1.346 Sertifikasi UMKM Awal 2026, MiniesQ Sukses Tembus Ritel Modern Usai Kantongi Halal

Jakarta – PT Pertamina (Persero) terus memperkuat peran UMKM sebagai pilar ekonomi nasional dengan memfasilitasi 1.346…

15 jam yang lalu

Target Ekspor 100 Kontainer ke Italia, Kopi Indonesia Amankan Kontrak Baru Senilai Rp255 Miliar

MONITOR, Roma – Produk kopi Indonesia kembali menunjukkan daya saing di pasar global setelah PT ALKO…

16 jam yang lalu