PERDAGANGAN

Target Ekspor 100 Kontainer ke Italia, Kopi Indonesia Amankan Kontrak Baru Senilai Rp255 Miliar

MONITOR, Roma – Produk kopi Indonesia kembali menunjukkan daya saing di pasar global setelah PT ALKO Sumatra Kopi mengamankan kontrak ekspor baru dengan perusahaan Italia, Best Coffee SRL. Penandatanganan kerja sama dilakukan dalam seremoni resmi di Roma pada 20 Maret 2026.

Sebagai tindak lanjut, perusahaan dijadwalkan mengekspor 10 kontainer kopi ke Italia pada Mei 2026. Kesepakatan ini menjadi bagian dari target ambisius kedua pihak untuk mencapai ekspor minimal 100 kontainer dalam satu tahun, dengan potensi nilai perdagangan mencapai USD 15 juta atau sekitar Rp255 miliar.

Kontrak tersebut ditandatangani oleh CEO PT ALKO Sumatra Kopi Suryono Salehan dan CEO Best Coffee SRL Emilio Galeandro, serta disaksikan langsung oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Italia, Prof. Dr. Junimart Girsang.

Atase Perdagangan RI di Roma, Hesty Syntia Paramita Kusmanto, menyatakan kerja sama ini merupakan kelanjutan dari kontrak sebelumnya sekaligus mencatat volume pemesanan terbesar dalam beberapa bulan terakhir.

“Kolaborasi ini sangat strategis untuk memperkuat promosi berkelanjutan dan memperluas penetrasi kopi Indonesia di segmen premium Italia. Ini juga memperkokoh rantai distribusi kopi Indonesia di salah satu pasar utama dunia,” ujarnya.

Ia menambahkan, tren peningkatan permintaan kopi specialty dan premium di Italia membuka peluang besar bagi Indonesia untuk memperluas ekspor sekaligus menjadikan negara tersebut sebagai pintu masuk ke pasar Uni Eropa.

PT ALKO Sumatra Kopi disebut telah memenuhi berbagai standar internasional, termasuk regulasi deforestasi Uni Eropa (EUDR), sertifikasi ISO, serta sertifikasi organik Uni Eropa yang menjamin kualitas, keberlanjutan, dan ketertelusuran produk secara digital.

Sementara itu, CEO Suryono Salehan menegaskan bahwa kontrak terbaru ini menjadi tonggak penting dalam memperbesar skala kemitraan kedua perusahaan. Sebelumnya, kedua pihak telah menyelesaikan empat kontrak awal dengan pengiriman bertahap antara 1 hingga 4 kontainer.

“Kini kami menargetkan peningkatan signifikan hingga 100 kontainer dalam satu tahun. Ini langkah besar untuk memperluas pasar kopi Indonesia di Eropa,” kata Suryono.

Produk kopi yang diekspor berasal dari sejumlah daerah unggulan di Indonesia, seperti Sumatra, Jawa, dan Flores. Varian yang dipasarkan meliputi kopi Dampit, Lintong, Mandailing, Gayo, serta robusta Flores yang telah dikenal memiliki karakter rasa khas dan sesuai dengan preferensi pasar Eropa, baik untuk kopi seduh ringan maupun espresso.

CEO Best Coffee SRL Emilio Galeandro menilai kerja sama ini bukan sekadar transaksi bisnis, melainkan investasi jangka panjang dalam membangun ekosistem perdagangan berkelanjutan.

“Kami ingin menjadi jembatan antara inovasi pertanian Indonesia dan tuntutan pasar global, dengan memastikan kualitas produk dan etika bisnis berjalan seimbang,” ujarnya.

Sebagai bentuk apresiasi, Duta Besar RI untuk Italia memberikan Certificate of Appreciation kepada Best Coffee SRL atas kontribusinya dalam memperluas pasar kopi Indonesia.

Di sisi lain, tim pemasaran PT ALKO Sumatra Kopi terus memperkuat jaringan distribusi dan promosi di Italia. Salah satu tim pemasaran, Merry Krisma Sinaga, menegaskan pentingnya menjaga konsistensi kualitas produk.

“Ini bukan sekadar peningkatan volume ekspor, tetapi juga menjaga kepercayaan pasar internasional. Kami berkomitmen memastikan kualitas dan kuantitas kopi Indonesia tetap terjaga,” katanya.

Dari sisi perdagangan, hubungan ekonomi Indonesia dan Italia menunjukkan tren positif. Pada Januari–Februari 2026, total perdagangan kedua negara mencapai USD 701,3 juta dengan surplus untuk Indonesia sebesar USD 164,8 juta. Sepanjang 2025, total perdagangan tercatat USD 4,59 miliar, dengan ekspor Indonesia sebesar USD 2,83 miliar dan impor USD 1,76 miliar.

Ekspor utama Indonesia ke Italia meliputi besi dan baja, lemak dan minyak nabati, produk kimia, alas kaki, serta bahan bakar mineral. Kerja sama ekspor kopi ini diharapkan semakin memperkuat posisi Indonesia di pasar global, khususnya di sektor komoditas unggulan bernilai tambah tinggi.

Recent Posts

SETARA Institute Desak Presiden Evaluasi Dugaan Keterlibatan Oknum TNI dalam Penanganan Kasus Korupsi

MONITOR, Jakarta – Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Hendardi, meminta Presiden Prabowo Subianto turun tangan…

54 menit yang lalu

Legislator Soal Polri Bongkar 3 Kasus Korupsi: Tegakkan Hukum Dengan Adil

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Benny K Harman mendukung pengusutan 3 kasus…

10 jam yang lalu

Komisi IX DPR Minta Ada Pembenahan Sistem PPDS Buntut Dokter Meninggal Diduga Dampak Bullying

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher menyoroti insiden meninggalnya seorang…

10 jam yang lalu

Pemuda Banten Bersatu Dukung Polri Berantas Korupsi

MONITOR, Jakarta - Organisasi kepemudaan Pemuda Banten Bersatu menyampaikan pernyataan sikap terkait upaya pengusutan kasus…

18 jam yang lalu

Indonesia Tandatangani Tujuh MoU pada INNOPROM 2026 untuk Tembus Pasar Eurasia

MONITOR, Jakarta - Pemerintah Republik Indonesia terus mendorong perluasan jaringan pasar industri domestik ke kancah…

19 jam yang lalu

Jasamarga Transjawa Gelar Sosialisasi dan Edukasi Kendaraan ODOL di Ruas Jakarta–Cikampek

MONITOR, Bekasi – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) bersama Kepolisian dan Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi…

19 jam yang lalu