Budayawan Betawi Sebut Bekasi dan Depok Layak Gabung Jakarta

47

MONITOR, Jakarta – Keinginan wali kota Bekasi Rachmat Effendi agar wilayahnya bisa bergabung dengan Ibukota Jakarta ramai bicarakan.

Budayawan Betawi, Yahya Andi Saputra, mengatakan keinginan wali kota Depok agar wilayahnya bergabung dengan Ibukota tidaklah sulit. Sebab menurut Yahya ada kesamaan budaya antar Jakarta Bekasi dan Depok.

“Sebenarnya budaya Bekasi dan Depok tidak jauh berbeda dengan Jakarta,” ungkap Yahya.

Dikatakan Yahya, Depok, Bekasi, bahkan Tangerang dan Bogor masuk ke wilayah budaya Melayu Betawi.

“Jabodetabek itu yang dimaksud wilayah budaya, bukan wilayah administratif. Kalau administratif kan jelas batas-batas administrasinya. Oleh sebab itu, Jabodetabek jelas sama budaya atau kulturnya, kultur Melayu Betawi,” jelas Yahya.

Oleh karenanya Yahya sepakat jika Depok, Bekasi, bahkan Tangerang dan Karawang masuk ke Provinsi DKI Jakarta. Keempat daerah tersebut, jelas dia, jelas memiliki kultur kesamaan budaya dengan Jakarta.

“Bekasi, Depok, Tangerang, bahkan Karawang bagian barat seharusnya masuk povinsi DKI Jakarta. Kenapa? Karena kesamaan budaya,” tuturnya.

Seperti diketahui, Keinginan wali kota Bekasi Rahmat Effendi agar pemerintahannya bisa bergabung dengan Pemprov DKI Jakarta tak main-main. Ini dibuktikan orang nomor satu di Bekasi tersebut dengan mendatangi kediaman Budayawan Betawi Ridwan Saidi dikawasan Jakarta Selatan, Kamis (21/8).

Mathar Kamal pegiat Budaya Betawi, yang juga orang dekat Ridwan Saidi, membenarkan kalau Walkot Bekasi Rahmat Effendi atau yang akrab di sapa Pepen mendatangi rumah kediaman Ridwan Saidi untuk berkonsultasi rencana gabung dengan Provinsi DKI Jakarta.

“Ya, Bang Pendi dateng bareng doktor Ali Anwar (sejarahwan Bekasi) untuk berdiskusi. Bang Pepen minta pendapat keseluruhan perencanaan dari Babe Ridwan Saidi tentang sikap Kota Bekasi gabung dengan Provinsi DKI Jakarta,”ujarnya

Dikatakan Mathar, Bang Pendi pun minta kepastian babe Ridwan Saidi untuk mendukung penggabungan Kota Bekasi.