MEGAPOLITAN

Ngebet Pengen Gabung Jakarta, Walkot Bekasi Datangi Kediaman Ridwan Saidi

MONITOR, Jakarta – Keinginan Walikota (Walkot) Bekasi Rahmat Effendi agar pemerintahannya bisa bergabung dengan Pemprov DKI Jakarta tak main-main. Ini dibuktikan orang nomor satu di Bekasi tersebut dengan mendatangi kediaman Budayawan Betawi Ridwan Saidi di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (21/8).

Mathar Kamal pegiat Budaya Betawi, yang juga orang dekat Ridwan Saidi, membenarkan kalau Walkot Bekasi Rahmat Effendi atau yang akrab di sapa Pepen mendatangi rumah kediaman Ridwan Saidi untuk berkonsultasi rencana gabung dengan Provinsi DKI Jakarta.

“Ya, Bang Pepen dateng bareng doktor Ali Anwar (sejarahwan Bekasi) untuk berdiskusi. Bang Pepen minta pendapat keseluruhan perencanaan dari Babe Ridwan Saidi tentang sikap Kota Bekasi gabung dengan Provinsi DKI Jakarta,” ujarnya.

Dikatakan Mathar, Bang Pepen pun minta kepastian babe Ridwan Saidi untuk mendukung penggabungan Kota Bekasi.

Sementara itu, usai berdiskusi dengan Ridwan, Walikota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, kalau Bekasi dinyatakan bisa bergabung dengan Jakarta, maka berikutnya menyusul Depok dan Tangerang Selatan (Tangsel).

“Saya rasa setelah Bekasi, Depok dan Tangsel juga bakal bersikap gabung dengan Jakarta,” ujarnya.

Dikatakannya, Sesuai SK Presiden Sukarno 23 September 1945, pembentukan Daerah Kotapraja Djakarta Raja, bakalan terwujud kembali ke asal.

“Bisa jadi Kota Tangerang bakalan ikut. Rencana pembentukan Provinsi Tangerang Raya bisa batal,” pungkasnya.

Sementara itu Gubernur Jakarta, Anies Bawedan mengatakan, pemekaran suatu wilayah merupakan wewenang pemerintah pusat.

Provinsi DKI, kata Anies, akan mengikuti segala keputusan pemerintah pusat, termasuk nantinya jika menyetujui pemekaran wilayah Jakarta.

“Kita adalah sebuah negara kesatuan. Pembagian wilayah adalah wewenang dari pemerintah pusat. Jadi secara prinsip Pemprov DKI akan memang harus mentaati keputusan pemerintah pusat,” kata Anies di DPRD DKI Jakarta, Senin (19/8).

Anies mempersilahkan pihak yang berkepentingan untuk mengajukan wacana pemekaran kepada pemerintah pusat. Ia mengaku akan menghargai pendapat warga yang mengajukan aspirasi tersebut.

Jika nanti pemerintah pusat memerintahkan DKI melakukan pemekaran, maka Anies bilang DKI siap menjalankannya.

Recent Posts

Pemerintah Resmi Terbitkan Perpres Perlindungan Ekosistem Ojek Online

MONITOR, Jakarta – Pemerintah resmi menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 tentang perlindungan…

31 menit yang lalu

Komnas Haji Nilai BPIH 2027 Moderat, Soroti Subsidi APBN dan Minta Fatwa MUI

MONITOR, Jakarta - Komite Nasional Haji (Komnas Haji) menilai kesepakatan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH)…

36 menit yang lalu

Menaker Tegaskan Pelatihan Vokasi Jadi Bekal Hadapi Dunia Kerja

MONITOR, Bantul — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan pelatihan vokasi menjadi bekal penting bagi angkatan…

3 jam yang lalu

Kementerian UMKM Ajak ASN Perluas Pasar Produk Lokal

MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mengajak aparatur sipil negara (ASN)…

3 jam yang lalu

Kemenag Perkuat Kompetensi Penghulu Hadapi Layanan Nikah Lintas Negara

MONITOR, Malang - Kementerian Agama menyiapkan penghulu agar semakin adaptif menghadapi dinamika layanan nikah yang…

5 jam yang lalu

Kementerian UMKM Kembangkan Ekosistem Digital bagi UMKM Sumbar Pascabencana

MONITOR, Padang - Bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat tidak hanya menyebabkan…

15 jam yang lalu