BERITA

Sekda DKI Ikut Panen Cabai Tujuh Ton di Tangerang

MONITOR, Tangerang – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Saefullah memanen cabai sebanyak tujuh ton di Ciangir, Tangerang, Banten. Cabai yang dipanen oleh Saefullah merupakan cabai yang ditanam di lahan seluas 1,5 hektare.

Di lahan 1,5 hektare tersebut, Pemprov DKI menanam 6,784 pohon cabai merah kriting. Tak sendirian, Saefullah memanen cabai didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Darjamuni dan Dirut Perumda Pasar Jaya, Arief Nasrudin.

Pada kesempatan itu, Saefullah pun mengapresiasi kualitas tanaman dan hasil cabai merah keriting yang dipanen.

“Cabai yang dipanen kualitasnya sangat baik. Rata-rata satu pohon bisa menghasilkan satu kilogram,” kata Saefullah.

Menurutnya, panen ini menjadi momentum bagi Pemprov DKI Jakarta untuk menjaga stabilitas harga cabai yang biasanya sangat fluktuatif dan menjadi salah satu faktor penyebab inflasi. Ketika harga cabai naik Dinas KPKP DKI Jakarta bisa melakukan panen walaupun hanya dari lahan seluas 1,5 hektare.

“Mudah-mudahan ini bisa bantu Perumda Pasar Jaya jadi tidak perlu cari ke daerah lain, ini juga upaya mengurangi ketergantungan,” ujar Saefullah.

Saefullah menegaskan, Perumda Pasar Jaya akan membeli semua hasil panen hari ini untuk menambah suplai atau stok cabai merah keriting bagi warga di Jakarta.

“Cabai yang ditanam di sini cukup berhasil. Kita akan lakukan perluasan dan pengembangan lahan ini,” ucap Saefullah.

Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Darjamuni menambahkan, untuk menindaklanjuti kualitas cabai merah ini, dirinya meminta agar sampel cabai merah keriting tersebut diuji coba di laboratorium. Selanjutnya, Dinas KPKP akan terus mengembangkan pertanian secara umum di lahan ini.

“Saya diminta Pak Sekda untuk mengembangkan yang sudah berhasil. Kami akan bekerja sama membentuk MoU dengan Pasar Jaya melanjutkan ini terutama bawang merah dan cabai,” kata Darjamuni.

Diterangkannya, dalam rangka optimalisasi pemanfaatan lahan cabai di Ciangir, Dinas KPKP juga menyiapkan rumah jaga.

“Bale Ciangir ini dilengkapi kamar tidur, kamar mandi, meja, dan dapur,” cetus Darjamuni.

Sementara, Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Arief Nasrudin menuturkan, kualitas cabai yang dipanen berkualitas baik dan tidak kalah dengan yang beredar di pasaran.

“Ini standarnya sudah bagus, kalau bisa tambah lagi karena kebutuhan terhadap cabai untuk Jakarta sebesar 120 ton per hari,” pungkas Arief.

Recent Posts

Prof. Ahmad Tholabi Kharlie: Amandemen Konstitusi Harus Menjadi Langkah Terakhir dalam Menata Desentralisasi

MONITOR, Tangsel - Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Ahmad Tholabi Kharlie, S.H.,…

32 menit yang lalu

Kemenhaj Buka Opsi Maskapai Alternatif untuk Tekan BPIH 2027

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI membuka opsi penggunaan maskapai alternatif dalam…

3 jam yang lalu

Rekor Pendaftar Terbanyak: 3.420 Abstrak Bersaing Ketat di AICIS+ 2026, 384 Naskah Lolos Seleksi

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis), Direktorat…

7 jam yang lalu

Kemnaker Minta Peserta MagangHub Batch 2 Tertib Administrasi

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) meminta peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II tertib memenuhi…

8 jam yang lalu

Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Jadi Pencipta Solusi melalui Kewirausahaan

MONITOR, Bandung - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengajak mahasiswa mengembangkan…

8 jam yang lalu

Panen Demplot ExtraGen di Malang Tembus 12,5 Ton per Hektare, Pemkab Siapkan Pengembangan Lebih Luas

MONITOR, Malang - Pemerintah Daerah Kabupaten Malang bersama PT Indoraya Mitra Persada 168 (IMP 168)…

23 jam yang lalu