BERITA

Diindikasi Adanya ‘Pergeseran’ Hasil Suara, PRIMA Lapor ke DKPP

MONITOR, Jakarta – Pengurus Perhimpunan Masyarakat Madani (PRIMA) menyambangi Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) dalam rangka melaporkan adanya dugaan pergeseran hasil suara Pemilu Legislatof 2019, di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.

Ketua Presidium PRIMA, Syaroni mengatakan bahwa dari hasil investigasi yang dilakukan ditemukan empat dugaan telah terjadinya pergeseran hasil suara tersebut.

“Betapa kagetnya kami, setelah menganalisa dan membandingkan, ada indikasi pergeseran suara di 9 kecamatan di Kab. Bangkalan,” tambahnya.

“Kami mendapatkan 4 data. Pertama, C1 versi Situng yang meliputi 9 Kecamatan. Kedua, C1 versi Caleg Gerindra yang mencakup 9 kecamatan. Ketiga, Jawaban Bawaslu di Sidang Mahkamah Konstitusi (MK), dan keempat, jawaban Tim Advokasi KPU di Sidang MK,” kata Syaroni dalam keterangan tertulisnya, Selasa (30/7).

Diakui dia, investigasi yang dilakukan berawal dari pernyataan kuasa hukum calon legislatif (Caleg) DPR RI petahana dari Partai Gerindra Dapil Jatim XI Moh. Nizar Zahro bahwa adanya indikasi pemalsuan formulir C1 di Kabupaten Bangkalan tersebut.

Ia menegaskan, suara rakyat adalah suara Tuhan, Vox populi vox dei. Sehingga, tidak ada pihak manapun yang boleh memanipulasi suara tersebut. “Satu suara saja digeser itu sudah menodai kesucian demokrasi. Pelakunya harus dihukum berat,” ujarnya.

Atas temuan perbedaan suara pada formulir C1 itu, pihaknya menganggap jika penyelenggaralah yang harus bertanggung jawab. Yakni KPU Kab. Bangkalan dan Bawaslu Bangkalan.

“Karena itu, kami melaporkan kasus ini ke DKPP agar kasus ini diusut sesuai setuntas-tuntasnya. Bila terbukti adanya keterlibatan para komisioner KPU Kab. Bangkalan dan Bawasalu, maka harus diberikan sanksi sesuai peraturan yang berlaku,” tegas dia.

“Sanksi terberat perlu dijatuhkan agar ke depan tidak ada lagi pihak yang berani menggeser-geser suara rakyat. Tindakan menggeser suara telah mendzolimi rakyat dan perjuangan Caleg,” pungkasnya.

Recent Posts

Rokhmin Dahuri: Revisi UU Kehutanan Kunci Atasi Deforestasi dan Perkuat Ekonomi Hijau

MONITOR, Jakarta – Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Prof. Rokhmin Dahuri, menegaskan…

3 jam yang lalu

Mahasiswa UNUSIA Gugat UU Pesantren ke MK, Desak Negara Hapus Syarat Anggaran Berdasarkan Kemampuan Keuangan

MONITOR, Jakarta – Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) mengajukan uji materiil atau Judicial Review…

4 jam yang lalu

Sampaikan Pesan Presiden Prabowo, Menaker Serahkan Instrumen Asli Ratifikasi Konvensi ILO 188 kepada Dirjen ILO

MONITOR, Jenewa — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menyampaikan pesan Presiden Prabowo Subianto tentang pentingnya kehadiran…

6 jam yang lalu

Antisipasi Kelelahan Jemaah Pasca Armuzna, Klinik Satelit Madinah Siaga 24 Jam

MONITOR, Madinah – Kementerian Haji dan Umrah RI melalui Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab…

6 jam yang lalu

FH Unusia Dorong Kepailitan Berbasis Syariah Diselesaikan di Peradilan Agama

MONITOR, Jakarta – Bergulirnya pembahasan revisi Undang-Undang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) kembali…

6 jam yang lalu

Revisi UU Polri Disahkan, IPW Ingatkan Pentingnya Regenerasi dan Pengawasan

MONITOR, Jakarta - Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso, menilai perubahan ketiga atas…

18 jam yang lalu