EKONOMI

Obor Pangan Lestari, Upaya Kementan Bangun Ketahanan Pangan Nasional

MONITOR, Jakarta – Dalam upaya membangun ketahanan pangan nasional, Badan Kepala Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan) Agung Hendriadi membangun ‘Obor Pangan Lestari’ yang bertujuan untuk penguatan ketahanan pangan keluarga.

“Ketahanan pangan nasional dimulai dari keluarga. Kalau keluarga tahan pangan, secara nasional juga akan tahan pangan,” ujar Agung seusai panen sayuran di lahan Toko Tani Indonesia Centre (TTIC), Minggu (27/7/2019).

Obor Pangan Lestari (OPAL) merupakan perubahan dari Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL). OPAL di TTIC memanfaatkan lahan pekarangan sekitar 150 meter yang ditanam aneka tanaman buah dan sayur.

“Melalui OPAL diharapkan gerakannya lebih masif dan memberikan dampak langsung kepada masyarakat maupun penyediaan pangan nasional,” tambah Agung yang didampingi Sekretaris Badan Riwantoro dan Kapus Distribusi dan Cadangan Pangan Risfaheri.

Menurut Agung, OPAL juga difokuskan untuk mengentaskan daerah rentan rawan pangan yang sudah diidentifikasi, sehingga nantinya masyarakat tidak saja tercukupi pangannya, tetapi juga meningkat kesejahteraannya.

“Dengan meningkatnya kesejahteraan, diharapkan konsumsi pangan masyarakat menjadi lebih beragam, bergizi seimbang dan aman,” tuturnya.

Menurut Agung, kehadiran OPAL juga untuk menyelesaikan masalah stunting, sehingga mulai 2019 kegiatan OPAL akan lebih digalakkan lagi.

Sesuai Permentan Nomor : 22 Tahun 2019 tentang Obar Pangan Lestari
kegiatan OPAL diselenggarakan seluruh unit Kerja Eselon I lingkup Kementan, UPT dan Dinas Provinsi Dan Kabupaten/Kota yang menyelenggarakan urusan pemerintah di bidang pertanian dan/atau pangan.

“OPAL di TTIC ini sebagai contoh yang bisa dilihat dan ditiru masyarakat untuk dikembangkan dihalaman pekarangan dan lingkungan masing-masing,” pungkas Agung.

Recent Posts

Mahasiswa KKN FIKOM Universitas Pancasila Gelar Pelatihan Digital Marketing, Perkuat Daya Saing UMKM Desa Tonjong

MONITOR, Bogor – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 2 Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) Universitas…

3 jam yang lalu

SETARA Institute Kritik Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak

MONITOR, Jakarta – Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Pers Hendardi, mengkritik pelibatan Bintara Pembina Desa…

5 jam yang lalu

Nanik S Deyang Mundur, Ketua DPR Dorong Kepala BGN Baru Bisa Perbaiki Kinerja Lembaga

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menanggapi mundurnya Nanik S. Deyang dari jabatannya…

6 jam yang lalu

Kemenag Perkuat Perlindungan Anak di Lingkungan Pendidikan Keagamaan

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) terus memperkuat perlindungan anak di lingkungan pendidikan keagamaan melalui…

6 jam yang lalu

Danantara Indonesia Tinjau Transformasi Layanan Jasa Marga

MONITOR, Jakarta - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono mendampingi Kepala…

7 jam yang lalu

HKTI Lumajang dan Disperindag Jatim Perkuat Jalur Ekspor, Tinjau Langsung Rantai Pasok Produk Pertanian di Hong Kong

MONITOR, Hong Kong – Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Lumajang bersama Dinas Perindustrian dan…

7 jam yang lalu