Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Foto: Ist
MONITOR, Jakarta – DPR RI mengesahkan hasil uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap sembilan calon pimpinan (Capim) Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) yang dilakukan komisi I DPR RI, dalam Rapat Paripurna, Senayan, Selasa (16/7).
Sebelum diambil pengesahan dari seluruh fraksi yang hadir, Wakil Ketua Komisi I DPR RI Satya Widya Yudha terlebih dahulu menyampaikan hasil fit and proper test kepada para peserta sidang.
“Setelah uji kepatutan dilakukan pada tanggal 8-10 Juli 2019, Komisi I melakukan rapat internal untuk memilih Komisioner. Akhirnya memutuskan 9 Komisioner KPI dengan pemungutan suara,”kata Satya.
“Hasil seleksi capim berlangsung dengan lancar sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan secara terbuka,”tambahnya.
Dengan demikian, Komisi I, sambung dia, berharap paripurna DPR dapat menyetujui sembilan komisioner KPI yang telah dipilih tersebut.
“Maka hari ini kami mengharapkan persetujuan DPR RI pada 9 anggota komisioner KPI berdasarkan hasil pemungutan suara di Komisi I untuk ditetapkan sebagai komisioner KPI,”sebut dia.
Pimpinan rapat, Wakil Ketua DPR Agus Hermanto pun langsung meminta persetujuan dari seluruh anggota dewan yang hadir.
“Apakah laporan Komisi I tentang uji kepatutan tentang komisioner KPI dapat disetujui?” tanya Agus.
“Setuju,” jawab para anggota dewan yang langsung disambut ketukan palu rapat pimpinan sidang.
Berikut nama sembilan komisioner KPI terpilih:
LPM UIN Sunan Kalijaga Berbagi Strategi Implementasi SPMI Berdasarkan Permendiktisaintek Nomor 10 Tahun 2026 MONITOR,…
MONITOR, Wakatobi - Pengakuan UNESCO terhadap suatu kawasan sebagai cagar biosfer tidak otomatis menjamin keberhasilan…
MONITOR, Cirebon - Hasil panen padi petani di Blok Makam Kidul, Desa Ujunggebang, Kecamatan Susukan…
MONITOR, Sukoharjo – Kementerian Agama (Kemenag) RI menegaskan komitmennya untuk hadir memberikan pelayanan, pembinaan, dan…
MONITOR, Yogyakarta - Ajang Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) III Perguruan Tinggi Keagamaan Islam…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) mempercepat penyerapan telur ayam ras senilai Rp30 miliar melalui…