MONITOR, Jakarta – Anggota Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mengatakan, pertumbuhan ekonomi bukanlah segala-galanya, jika kesenjangan tetap terjadi.
“Kalau pertumbuhan ekonomi tinggi tetapi kesenjangan tetap terjadi, maka arti pertumbuhan ekonominya menjadi tidak tercapai,” kata Misbakhun saat berbicara dalam acara Dialektika Demokrasi dengan tema “Plus Minus Paket Menteri Ekonomi di kabinet Jokowi” di Media Center Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (4/7).
“Pertumbuhan ekonomi yang tinggi, harus dapat mensejahterakan masyarakat,” tambahnya.
Masih dikatakan dia, saat ini tax ratio Indonesia dalam posisi rendah yang diakibatkan oleh adanya permasalahan yang bersifat struktural di anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).
Sehingga, sambung dia, penerimaannya menjadi kurang optimal, tetapi biaya bunga naik.
“Hal ini yang harus menjadi perhatian tim ekonomi kita kedepannya nanti,” sebut politikus Golkar itu.
“Yang kita cari sebenarnya bukanlah orang-orang dipuji oleh luar negeri, reputasinya internasional dengan berbagai macam penghargaan, tetapi menteri yang loyal seratus persen kepada Presidennya,” pungkasnya.
MONITOR, Jombang — Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan komitmennya untuk tetap fokus menjalankan tugas membantu…
MONITOR, Jakarta — Membangun rumah impian kerap menjadi proses yang kompleks. Mulai dari menentukan desain,…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan komitmennya untuk mengawal pemulihan…
MONITOR, Tangerang Selatan – UIN Syarif Hidayatullah Jakarta bersama tim kuasa hukum menggelar konferensi pers…
MONITOR, Jombang – Ribuan jamaah thariqah berkumpul di Pondok Pesantren Al-Amanah 2 Bahrul Ulum, Tambakberas,…
MONITOR, Bangkok — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengusulkan penguatan pedoman kesempatan kerja inklusif di kawasan ASEAN…