UMKM

Didorong LPDB, Koperasi Tanaoba Lais Manekat Jadi Kakak Asuh Koperasi Desa di Indonesia Timur

MONITOR, Jakarta – Transformasi koperasi di Indonesia Timur terus bergulir. Tidak sekadar entitas bisnis, koperasi kini berkembang menjadi ekosistem yang saling menguatkan lewat skema pendampingan kakak asuh. Peran itu dijalankan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Tanaoba Lais Manekat (TLM) yang menjadi kakak asuh bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di berbagai wilayah Indonesia Timur.

Model ini didorong Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi (LPDB-KUMKM) sebagai strategi gotong royong antarkoperasi. Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono menyebut pendekatan kakak asuh penting untuk mempercepat penguatan KDKMP.

“Saya sudah sampaikan kepada LPDB dan KSP Tanaoba Lais Manekat untuk bersama-sama membantu pengembangan bisnis koperasi di tingkat desa dan kelurahan, mulai dari memperluas usaha hingga memperkuat pembiayaan permodalan,” tegas Ferry.

Menurutnya, kehadiran KDKMP bukan hanya program, melainkan instrumen untuk mengubah masyarakat desa menjadi pelaku ekonomi aktif dengan dukungan akses permodalan. Dari Koperasi Kredit Jadi Penggerak Ekosistem KSP Tanaoba Lais Manekat kini memiliki aset Rp1,2 triliun. Koperasi asal NTT itu tidak berhenti pada layanan simpan pinjam.

TLM melakukan diversifikasi ke sektor riil, memperkuat jaringan distribusi, hingga mendampingi koperasi-koperasi baru di tingkat desa dan kelurahan.Salah satu contoh pendampingan dilakukan pada KDKMP Manulai II di Kupang.

Melalui skema kolaborasi usaha, TLM membantu penyediaan produk, sistem konsinyasi, hingga penguatan kapasitas usaha anggota. Dampaknya, aktivitas ekonomi dan potensi omzet koperasi terus meningkat.Direktur Bisnis LPDB-KUMKM Oetje Koesoema Prasetia menegaskan LPDB hadir memperkuat pola kemitraan antarkoperasi sebagai bagian strategi nasional pengembangan koperasi berbasis ekosistem

“Apa yang dilakukan KSP Tanaoba Lais Manekat menunjukkan koperasi yang kuat dapat menjadi lokomotif bagi koperasi lain di akar rumput. LPDB hadir memperkuat peran tersebut melalui dukungan pembiayaan yang terintegrasi dan berkelanjutan,” kata Oetje.

Dorong Joint Financing Koperasi dan Perbankan

Sejalan arahan Menteri Koperasi, LPDB mendorong kolaborasi pembiayaan antara LPDB, koperasi, dan perbankan dalam skema joint financing. “Dengan begitu, koperasi desa dan kelurahan tidak hanya tumbuh, tetapi juga memiliki daya tahan dan daya saing jangka panjang,” jelas Oetje.

Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih kini telah terbentuk di puluhan ribu desa. Program ini menjadi tonggak mengembalikan koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional.Lewat dukungan pembiayaan, pendampingan, serta kehadiran kakak asuh seperti KSP Tanaoba Lais Manekat, koperasi di tingkat desa diharapkan berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi.

Mulai dari distribusi barang, pengolahan hasil produksi, hingga penguatan kesejahteraan masyarakat.Kolaborasi ini dinilai menjadi fondasi lahirnya ekosistem koperasi modern Indonesia yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan.

Recent Posts

Komisi Bidang Anak DPR Desak Evaluasi Total Daycare: Jangan Tutup Mata pada Sistem yang Gagal

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi VIII DPR RI, KH Maman Imanulhaq mengecam keras kasus kekerasan…

1 jam yang lalu

Komisi IV DPR Tegur Bulog yang Belum Tuntaskan Realisasi Bantuan Pangan Februari-Maret

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman menyayangkan ketidakmampuan Bulog…

1 jam yang lalu

Ketua DPR Berduka untuk Korban Kecelakaan KRL, Minta Keamanan Jalur Kereta Ditingkatkan

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan belasungkawa kepada korban insiden kecelakaan kereta…

1 jam yang lalu

RPB Minahasa Selatan Ekspor Perdana Olahan Sabut Kelapa ke China

MONITOR, Minahasa Selatan – Produk olahan sabut kelapa dari Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara, berhasil…

2 jam yang lalu

Menaker Tekankan Kesehatan Mental Jadi Bagian Penting dalam SMK3

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa kesehatan mental kini menjadi bagian penting…

2 jam yang lalu

Pemerintah Siapkan Payung Hukum Pelindungan UMKM di Pasar Digital

MONITOR, Jakarta – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, menegaskan komitmen pemerintah…

2 jam yang lalu