MEGAPOLITAN

Peringati HUT ke-492, ini Harapan Para Wakil Rakyat Jakarta

MONITOR, Jakarta – Hari ini Sabtu (22/6), Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta genap berusia 492 tahun pada hari ini. Beragam harapan dilontarkan oleh beberapa anggota parlemen Kebon Sirih, agar keadaan Ibu Kota ke depannya lebih baik.

Pasalnya, di usia yang sudah begitu uzur, sejumlah masalah kerap menghantui warga Jakarta, seperti ketimpangan, kemacetan, banjir, gelandangan, tawuran, maraknya peredaran nerkoba dan geng motor seakan tak pernah hilang dari kehidupan Ibu Kota.

Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD DKI Jakarta, Ashraf Ali, berharap kepada seluruh jajaran Pemprov DKI untuk lebih sering turun ke lapangan dalam merefleksikan hari jadi Ibu Kota tersebut. Sehingga, bisa mengetahui segala persoalan yang terjadi.

“Petugas Pemprov dari seluruh SKPD harus sering turun ke lapangan,” kata Ashraf kepada MONITOR.

Ia mencontohkan, seperti peristiwa tawuran antar warga yang sering terjadi di Manggarai, terlihat tak pernah ada solusi dari Pemerintah Kota Jakarta Selatan.

Dirinya mengaku sudah sering memanggil Wali Kota Jakarta Selatan, Marullah Matalli, tapi penjelasan solusi dari dia hanya sebatas program.

“Wali kota selalu saya panggil dia bilang sudah melakukan ini dan itu, tapi ketika kita cek ke lapangan tidak pernah ada petugas yang datang,” ujarnya.

Terkait masalah sosial lainnya, kata dia, Pemprov DKI harus bisa bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan yang ada di Ibu Kota. Ia juga mengimbau agar memperkuat setiap perangkat kelurahan yang ada.

“Sebaiknya di setiap kelurahan itu ditaruh perwakilan masing-masing SKPD untuk bisa segera mengatasi masalah yang ada di sekitarnya,” kata dia.

Adapun Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono berharap masyarakat Ibu Kota dapat lebih sejahtera dengan adanya pelayanan publik yang lebih baik.

“Karena bekerja sebagai PNS itu merupakan sebuah pengabdian, sehingga harus ikhlas dalam melayani masyarakat,” katanya.

Ia mengaku kerap mendapat laporan dari beberapa warga kalau ada beberapa kantor kelurahan dan kecamatan yang operasionalnya tidak berjalan dengan baik. Kata dia, Gubernur Anies Baswedan harus sering mengecek kinerja bawahannya apakah sudah sesuai dengan prosedur atau tidak.

“Seluruh unsur di Pemprov DKI harus mampu mewujudkan visi dan misi gubernur, yaitu maju kotanya, bahagia warganya,” ujar dia.

Sementara itu, anggota fraksi Partai Gerindra, Syarif juga berharap Jakarta lebih maju dan warganya lebih baik ke depannya. Dia juga meminta Pemprov DKI terus meningkatkan pelayanan terhadap warga.

“Kemudian yang paling penting adalah pendapatan daerah akan lebih maju lagi, masyarakat dapat merasakan penggunaan APBD yang jumlahnya begitu besar,” pungkasnya.

Recent Posts

HUT Bhayangkara ke-80: Analis: Kepercayaan Publik Jadi Modal Kuat Polri Kawal Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur

MONITOR, Jakarta - Memperingati Hari Bhayangkara ke-80, analis intelijen, pertahanan, dan keamanan, Dr. Ngasiman Djoyonegoro…

9 menit yang lalu

Puan Imbau Latihan Calon Manajer Kopdes Merah Putih Fokus Pada Manajerial Saja

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan belasungkawa menyusul meninggalnya 5 orang peserta…

14 jam yang lalu

Menghidupkan Kembali ‘Roh’ Keikhlasan Guru di Tengah Badai Administrasi Digital

Oleh: Zizah Nurazizah (Mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan Universitas Pamulang) Dunia pendidikan kita hari ini sedang…

20 jam yang lalu

IPW: Penempatan Razman di Lapas Cipinang Sudah Sesuai Prosedur dan Pertimbangan Medis

MONITOR, Jakarta – Indonesia Police Watch (IPW) menilai polemik terkait penempatan pengacara Razman Arif Nasution…

20 jam yang lalu

Kemenhaj Fokus Kawal 5 Persen Jemaah Haji Terakhir di Madinah, Pastikan Layanan Optimal

MONITOR, Jakarta — Memasuki hari operasional ke-71 penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M, Selasa (30/6/2026), Kemenhaj…

21 jam yang lalu

SETARA Institute Kritik Pelibatan Taruna Akmil di Sekolah Rakyat: Jangan Normalisasi Multifungsi TNI di Ruang Pendidikan

MONITOR, Jakarta - Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Hendardi, mengkritik kebijakan pemerintah yang melibatkan taruna…

22 jam yang lalu