Peringati HUT ke-492, ini Harapan Para Wakil Rakyat Jakarta

23
Ketua Fraksi PDIP DPRD Jakarta Gembong Warsono (dok: Asep Monitor)

MONITOR, Jakarta – Hari ini Sabtu (22/6), Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta genap berusia 492 tahun pada hari ini. Beragam harapan dilontarkan oleh beberapa anggota parlemen Kebon Sirih, agar keadaan Ibu Kota ke depannya lebih baik.

Pasalnya, di usia yang sudah begitu uzur, sejumlah masalah kerap menghantui warga Jakarta, seperti ketimpangan, kemacetan, banjir, gelandangan, tawuran, maraknya peredaran nerkoba dan geng motor seakan tak pernah hilang dari kehidupan Ibu Kota.

Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD DKI Jakarta, Ashraf Ali, berharap kepada seluruh jajaran Pemprov DKI untuk lebih sering turun ke lapangan dalam merefleksikan hari jadi Ibu Kota tersebut. Sehingga, bisa mengetahui segala persoalan yang terjadi.

“Petugas Pemprov dari seluruh SKPD harus sering turun ke lapangan,” kata Ashraf kepada MONITOR.

Ia mencontohkan, seperti peristiwa tawuran antar warga yang sering terjadi di Manggarai, terlihat tak pernah ada solusi dari Pemerintah Kota Jakarta Selatan.

Dirinya mengaku sudah sering memanggil Wali Kota Jakarta Selatan, Marullah Matalli, tapi penjelasan solusi dari dia hanya sebatas program.

“Wali kota selalu saya panggil dia bilang sudah melakukan ini dan itu, tapi ketika kita cek ke lapangan tidak pernah ada petugas yang datang,” ujarnya.

Terkait masalah sosial lainnya, kata dia, Pemprov DKI harus bisa bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan yang ada di Ibu Kota. Ia juga mengimbau agar memperkuat setiap perangkat kelurahan yang ada.

“Sebaiknya di setiap kelurahan itu ditaruh perwakilan masing-masing SKPD untuk bisa segera mengatasi masalah yang ada di sekitarnya,” kata dia.

Adapun Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono berharap masyarakat Ibu Kota dapat lebih sejahtera dengan adanya pelayanan publik yang lebih baik.

“Karena bekerja sebagai PNS itu merupakan sebuah pengabdian, sehingga harus ikhlas dalam melayani masyarakat,” katanya.

Ia mengaku kerap mendapat laporan dari beberapa warga kalau ada beberapa kantor kelurahan dan kecamatan yang operasionalnya tidak berjalan dengan baik. Kata dia, Gubernur Anies Baswedan harus sering mengecek kinerja bawahannya apakah sudah sesuai dengan prosedur atau tidak.

“Seluruh unsur di Pemprov DKI harus mampu mewujudkan visi dan misi gubernur, yaitu maju kotanya, bahagia warganya,” ujar dia.

Sementara itu, anggota fraksi Partai Gerindra, Syarif juga berharap Jakarta lebih maju dan warganya lebih baik ke depannya. Dia juga meminta Pemprov DKI terus meningkatkan pelayanan terhadap warga.

“Kemudian yang paling penting adalah pendapatan daerah akan lebih maju lagi, masyarakat dapat merasakan penggunaan APBD yang jumlahnya begitu besar,” pungkasnya.