Perum Jamkrindo Santuni Anak Yatim Panti Asuhan Zaul Chaq Malang

Santunan anak yatim Perum Jamkrindo di Malang Jawa Timur

MONITOR, Malang – Berbarengan dengan pelaksanaan Safari Ramadan di Denpasar, Bali, pada Kamis (23/5) kemarin, Perum Jamkrindo juga melaksanakan Safari Ramadan di Kota Malang Jawa Timur. Kegiatan ini merupakan tour acara yang dilaksanakan BUMN penjaminan ini di 10 kota sepanjang bulan Ramadan 1440 H.

Sebelum dilaksanakan di Malang dan Denpasar, kegiataan serupa juga telah dilaksanakan di Banjarmasin, Yogyakarta, Pekanbaru, Kendari, Surabaya, Bandung, dan Palembang. Pada hari yang sama, Safari Ramadan dilaksanakan di Denpasar, Bali. Melalui kegiatan Safari Ramadan ini, Perum Jamkrindo ingin berbagi dengan masyarakat di berbagai wilayah.

Direktur Bisnis Penjaminan Perum Jamkrindo Amin Mas’udi hadir dalam Safari Ramadan di Malang untuk melakukan kunjungan ke sejumlah mitra kerja serta buka puasa bersama dan pemberian santunan untuk anak-anak Panti Asuhan Zaul Chaq.

Amin Mas’udi menjelaskan bahwa kegiatan santunan anak yatim ini merupakan bentuk kepedulian Perum Jamkrindo terhadap masyarakat secara langsung. Perum Jamkrindo tidak hanya mengejar kinerja bisnis semata, tetapi juga terus mewujudkan program-program yang secara langsung memberikan manfaat bagi masyarakat.

”Kami berharap, bantuan ini dirasakan manfaatnya oleh para penerima santunan dan semoga silaturahmi antara Perum Jamkrindo dengan mitra kerja dan masyarakat terus terjalin dengan baik,” kata Amin Mas’udi.

Pengasuh Panti Asuhan Zaul Chaq, Gus Zainul menuturkan, bantuan dan santunan dari Perum Jamkrindo bermanfaat bagi anak-anak panti asuhan. ”Kami mengucapkan terima kasih atas santunan bagi anak-anak panti asuhan. Semoga ini menjadi berkah bagi kita semua,” kata Gus Zainul.

Safari Ramadan dan penyerahan bantuan bagi masyarakat dilaksanakan sejalan dengan kegiatan Perum Jamkrindo menyambut peringatan Hari Ulang Tahun ke-49 pada 1 Juli mendatang. Setelah launching HUT Perum Jamkrindo ke-49 pekan lalu, berbagai kegiatan dilaksanakan hingga puncak perayaan.

Terkait dengan kinerja bisnis, Perum Jamkrindo mencatatkan volume penjaminan per April 2019 sebesar Rp 64,237 triliun yang berasal dari volume penjaminan kredit usaha rakyat (KUR) sebesar Rp 18,126 triliun dan penjaminan non-KUR sebesar Rp 46,111 triliun. Volume penjaminan pada April 2029 tersebut tumbuh 7,5 persen dibandingkan April 2018.

Menurut Amin Mas’udi, jika dilihat dari komposisi, penjaminan non-KUR sudah jauh lebih besar dibandingkan volume penjaminan KUR. Ke depan, komposisi penjaminan non-KUR akan dipertahankan dalam komposisi yang lebih besar dibandingkan penjaminan KUR.

”Penjaminan KUR adalah penjaminan program pemerintah yang selalu kami dukung dan laksanakan sesuai penugasan. Namun, Perum Jamkrindo juga perlu mengembangkan bisnis nonprogram. Sejak beberapa tahun lalu, kami telah berusaha dan hasilnya sudah mulai kelihatan, yakni volume penjaminan nonprogram sudah makin besar,” kata Amin.

Sementara itu, Pemimpin Wilayah VI Perum Jamkrindo Loesdarwanto menjelaskan, per April 2019, volume penjaminan Perum Jamkrindo Kantor Wilayah IV tercatat sebesar Rp 4,84 triliun yang tumbuh 6,58 persen dibandingkan April 2018. “Bisnis penjaminan di Wilayah VI Perum Jamkrindo tetap menjanjikan, sejalan dengan iklim ekonomi yang tetap terjaga dengan baik,” ujar Loesdarwanto.