Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar (dok: Rangga Monitor)
MONITOR, Jakarta – Sistem pemilihan umum yang digelar serentak kali ini menjadi hajatan demokrasi terbesar dan sangat melelahkan. Selain menguras banyak tenaga, dalam praktiknya, banyak anggota KPPS yang kelelahan hingga meninggal dunia.
Terkait fenomena ini, Menteri Kesehatan Nila Moeloek menyatakan bahwa para petugas Pemilu sangat kelelahan dalam melakukan rekapitulasi penghitungan suara. Nila mengungkapkan, anggota KPPS bekerja hampir selama 24 jam.
Banyaknya anggota KPPS yang meninggal dunia juga disorot oleh Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar. Ia mengaku, sejak awal sudah mengingatkan bahwa sistem ini terkesan dipaksakan.
Politikus yang beken disapa Cak Imin ini mendesak agar sistem pemilu saat ini harus segera diubah. Sejak awal, ia mengaku tak sependapat dengan sistem pemilu serentak.
Bahkan Wakil Ketua MPR RI ini menyayangkan sikap Mahkamah Konstitusi yang terlalu ikut campur urusan teknis dalam penyelenggaraan Pemilu.
“Pemilu serentak harus dirubah! Sudah sejak awal saya ingatkan, bahwa penjadwalan ini pemaksaan, MK terlalu campur tangan urusan teknis, padahal KPU dan Partai Politik punya pengalaman. Rubah sistem pemilu!” tegas Cak Imin.
MONITOR, Jakarta - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) harus dicegah sebelum meluas, bukan baru ditangani…
MONITOR, Jakarta - Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) meminta DPR dan pemerintah tidak membiarkan polemik pemakzulan…
MONITOR, Jakarta - Indonesia memiliki potensi ekonomi kelautan yang diperkirakan mencapai 1,4 triliun dolar AS…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyampaikan apresiasi kepada seluruh Aparatur Sipil Negara…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk berhasil meraih peringkat 10 dalam ajang Danantara…
MONITOR, Jakarta - Integrasi tata kelola syariah dan model bisnis hibrida menjadi kunci keberlanjutan wakaf…