POLITIK

Hasil Sementara Pemilu, PDI Perjuangan Diprediksi Unggul

MONITOR, Jakarta – Pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) serentak 2019 telah dilaksanakan pada Rabu, 17 April 2019 kemarin. Ya, sejumlah lembaga survei hampir rampung menyelesaikan hitung cepet. Tak hanya menghitung suara capres dan cawapres akan tetapi juga menghitung suara partai politik (Parpol).

Lembaga Survei Indo Barometer misalnya. Lembaga survei tersebut mencatat, PDIP lah yang kemungkinan menjadi jawara di pemilu tahun ini. Partai berlambang kepala banteng moncong putih ini memperoleh dukungan sebesar 19,60 persen. Hasil ini tak begitu jauh dari perolehan riil PDIP pada Pileg 2014 yang juga berkisar 19 persen.

Pada urutan berikutnya ada Partai Gerindra dengan perolehan 13,45 persen. Ini kenaikan untuk Partai Gerindra yang pada 2014 meraih suara di kisaran 11 persen.

“Hasil quick count dapat disimpulkan bahwa PDIP adalah pemenang pada Pemilihan Legislatif 2019. Disusul Partai Gerindra dan Partai Golkar,” kata Direktur Eksekutif Indo Barometer M. Qodari, Kamis (18/4).

Sedangkan pada urutan tiga dari bawah ada Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) dengan perolehan 0,26 persen, Partai Garuda 0,59 persen, dan Partai Bulan Bintang (PBB) 0,83 persen

“Meskipun PDIP merupakan partai pemenang menurut versi quick count, untuk menentukan partai mana yang unggul tetap mengacu pada keputusan resmi dari Komisi Pemilihan Umum,” ujar Qodari.

Hitung cepat dilaksanakan di 1.200 tempat pemungutan suara (TPS) sebagai sampel dari 810.329 TPS di 34 provinsi. Dengan metode penarikan sampel stratified and sistematic random sampling, hasil hitung cepat mendapatkan tingkat kesalahan sekitar 1 persen pada tingkat kepercayaan mencapai 99 persen.

Berikut perolehan suara sementara hasil hitung cepat Indo Barometer; PDIP 19,60 persen, Partai Gerindra 13,45 persen, Partai Golkar 11,63 persen, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 9,94 persen, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 8,51 persen, Partai Nasdem 7,98 persen, Partai Demokrat 7,46 persen. Kemudian Partai Amanat Nasional (PAN) 6,90 persen.

Selanjutnya, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 4,34 persen, Partai Perindo 2,65 persen, dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) 2,13 persen. Lalu Partai Berkarya 2,12 persen, Partai Hanura 1,61 persen, Partai Bulan Bintang (PBB) 0,83 persen, Partai Garuda 0,59 persen, serta Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) 0,26 persen.

Recent Posts

Kemnaker Mulai Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4, Diikuti 12.128 Peserta

MONITOR, Banten – Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memulai Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4 Tahun…

14 jam yang lalu

Menteri UMKM: Kuasai Pasar Domestik, Baru Perkuat Ekspansi Ekspor

MONITOR, Jakarta – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengh (UMKM) Maman Abdurrahman menekankan pentingnya pengusaha…

14 jam yang lalu

Kemenag Perpanjang Pendaftaran AICIS+ 2026, Dorong Partisipasi Luas Civitas Akademika

MONITOR, Jakarta — Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik…

18 jam yang lalu

Kemenperin Usulkan Penambahan Anggaran Rp1,72 Triliun

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat berbagai program strategis untuk menjaga momentum pertumbuhan…

19 jam yang lalu

Belajar dari Australia Barat, Prof Rokhmin Dorong Akuakultur Indonesia Naik Kelas

MONITOR - Kekayaan sumber daya laut yang melimpah belum otomatis menjadikan Indonesia sebagai negara dengan…

23 jam yang lalu

Menaker: Polteknaker Harus Jadi Contoh Siapkan Talenta Inovatif

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli meminta Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker) menjadi contoh pendidikan vokasi…

23 jam yang lalu