Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Rachland Nashidik (net)
MONITOR, Jakarta – Sejumlah tokoh partai politik negeri ini terus menyoroti hasil survei yang dirilis Litbang Kompas dalam pekan ini. Dimana, selisih elektabilitas antara Jokowi-Ma’ruf Amin dengan Prabowo-Sandiaga sangat tipis.
Menanggapi hal ini, Wasekjen DPP Demokrat Rachland Nashidik mengatakan merosotnya elektabilitas Jokowi sesungguhnya bukan karena isu silsilah keluarga, ataupun karena etnis Tionghoa, yang selama ini dituduhkan kepada Jokowi.
“Elektabilitas Jokowi turun bukan gegara isu silsilah keluarga atau turunan Tionghoa,” kata Rachland Nashidik, Jumat (22/3).
Menurutnya, sebaliknya isu tersebut kemungkinan justru diangkat oleh para pendukung petahana sendiri. Rachland bahkan menilai, bahwa merosotnya elektabilitas Jokowi justru karena publik m elihat dari sisi kompetensi mantan Gubernur DKI itu sendiri.
“Bisa saja isu itu memang diedarkan. Tapi sedikit saja, kalau ada, yang akan peduli. Elektabilitas Jokowi terjun bebas karena makin banyak pemilih sadar ia tidak kompeten,” pungkasnya.
MONITOR, Jakarta — Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) mengecam keras dugaan kasus pelecehan…
MONITOR, Lumajang - Klaim lonjakan produksi gula BUMN hingga 58% pasca-merger ID Food dan PTPN…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mempercepat langkah transformasi sektor manufaktur nasional menuju era industri…
MONITOR, Jakarta — Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) menyatakan kondisi darurat kekerasan di dunia pendidikan menyusul…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi I DPR, Sukamta menyoroti isu tentang perjanjian akses bagi…
MONITOR, Ciputat – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) terus…