DAERAH

Peduli Pasar, Asep Rahmatullah Desak Pemkot Serang Kreatif Atasi Masalah

MONITOR, Serang – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang dituntut kreatif dan inovatif. Hal ini disampaikan oleh Ketua DPRD Banten, Asep Rahmatullah. Menurut Asep, Pemkot harus memiliki konsep yang kreatif agar penyelesaian persoalan di Serang bisa teratasi dengan maksimal.

Kasus polemik relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kepandean misalnya. Asep melanjutkan jika Pemkot memberikan lokasi yang dapat menarik pengunjung tentu tak akan jadi soal. Selain itu, lokasi yang akan ditempati para pedagang juga harus dibuat senyaman mungkin.

“Kalau memang pemerintah ingin merelokasi ke sana (eks Pasar Kepandean) tempatnya pun harus didesain sedemikian rupa, agar menarik dan nyaman. Sehingga banyak masyarakat yang mau datang berkunjung ke sana. Jadi pemkot harus miliki gagasan yang kreatif dalam penataan PKL tersebut,” ungkapnya pada awak media, (4/3/2019).

Menurut tokoh yang juga caleg untuk DPRD Banten ini menyebutkan, daya tarik atau sesuatu hal yang menarik sangat penting dalam membuat konsep seperti tempat para pedagang. Tentunya, kata dia, Pemkot Serang harus menyiapkan segalanya dengan matang agar tidak terkesan sembarangan dan terburu-buru.

“Jadi harus dibuat senyaman mungkin. Jangan hanya menyiapkan lahan dan tempat saja, tapi tetap harus terkonsep. Pemerintah kan bisa melihat contoh di kota-kota lain. Seperti Bandung, Yogyakarta, bahkan Banyuwangi saja yang berada diujung penataan pedagang kaki limanya sangat baik. Pemerintah harus memikirkan hal ini dengan sebaik-baiknya dan secara matang, tidak seadanya gitu saja,” ujarnya.

Menurutnya, lokasi di Kepandean yang disiapkan Pemkot Serang tidak memadai. “Konsep awning seperti itu sudah jadul. Pengunjung pun tidak tertarik, karena memang tempatnya tidak menarik. Makanya tidak heran muncul penolakan dari pedagang, untuk itu Pemkot harus serius menata kawasan itu dengan konsep yang matang sehingga pedang dan pembeli merasa nyaman” tandasnya.

Recent Posts

Kementerian UMKM dan BPOM Percepat Akses Perizinan UMK Pangan Olahan

MONITOR, Jakarta - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama Badan Pengawas Obat dan…

2 jam yang lalu

HUT ke-79 Kemnaker Jadi Momentum Perkuat Vokasi dan Transformasi Green Office

MONITOR, Jakarta — Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjadi momentum memperkuat transformasi…

2 jam yang lalu

Milenial dan Gen Z Dominasi Pemilih 2029, Komisi II DPR Dorong Regulasi Pemilu Berbasis Digital Termasuk Soal AI

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi II DPR RI, Muhammad Khozin menyoroti data terbaru dari Komisi…

5 jam yang lalu

Gus Hery Puncaki Polling Caketum PBNU Versi NU Online, Jadi Kuda Hitam Muktamar ke-35?

MONITOR, Jakarta - Bursa calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menjelang Muktamar ke-35…

5 jam yang lalu

Legislator Geram Pakan Satwa KBS Dikorupsi: Hak Hewan Saja Diambil, Keji dan Tak Punya Hati Nurani

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan geram dengan praktik kasus korupsi…

5 jam yang lalu

Kementerian UMKM dan APSKI Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Perguruan Tinggi

MONITOR, Kuta — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran perguruan…

11 jam yang lalu