Pengamat Prediksi Debat Kedua Bakal Saling Serang

1016
Kandidat capres cawapres Jokowi-ma'ruf Amin dan Prabowo-Sandi usai melakukan sesi debat perdana

MONITOR, Jakarta – Debat perdana pada Januari lalu dinilai kurang menarik dan greget. Banyak yang mengira, duel di putaran kedua akan berlangsung sesuai ekspektasi. Namun, dengan dihapusnya kisi-kisi soal maka debat kedua diprediksi akan seru.

Pengamat Politik Indonesian Public Institute (IPI), Jerry Massie, menilai persoalan pangan akan menarik jika diungkit masalah impor 2 juta beras.

“Bagi saya Jokowi bisa unggul di sektor infrastruktur begitu pula di segmen SDA. Jokowi saya prediksi akan menang di segmen infrastruktur,” kata Jerry, Kamis (14/2).

Bagi Jerry, alasannya sederhana. Ia menilai petahana mampu membangun 3.432 Km Jalan Nasional dan 941 Km Jalan Tol. Begitu pula pemerintah di bawah kepemimpinan Jokowi, pemerintah telah menguasai 51 persen saham Freeport.

“Bagaimana dengan sang petahana menjabarkan akuisisi itu? Menurut hemat saya jika domain ini di sentuh maka keuntungan bagi Jokowi. Paling tidak Prabowo akan mempertanyakan soal kemahalan jalan tol. Soalnya di Asia Tenggara bahkan Asia jalan tol Indonesia termasuk paling mahal rata-rata tarif tol di Indonesia berkisar Rp 1.300 hingga Rp 1.500/km,” terangnya.

Sementara di negara-negara tetangga, seperti Singapura Rp 778/km, Malaysia Rp 492/km, Thailand dalam kisaran Rp 440/km, Vietnam dalam kisaran Rp 1.200/km, dan Filipina Rp 1.050/km.

Masalah energi akan menarik juga, tapi menurutnya, kalau pertanyaan kurang tajam, maka debat ini akan sama persis dengan debat perdana. Untuk itu pertanyaan yang diajukan sesuai dengan kebutuhan bangsa.

Jerry menyarankan agar para panelis tidak menggunakan feeling question tapi rational question. Kemudian panelis juga harus ada sesi mengajukan pertanyaan, tidak seperti debat pertama panelis hanya sebatas pajangan.

“Saya sarankan agar dibahas terkait lahan pertanian yang kian sempit yakni tersisa 7,1 juta hektar. Government policy (kebijakan pemerintah) nantinya bagaimana biar kita tetap survive beras,” kata Jerry.