POLITIK

Jaringan Nelayan Matahari Targetkan Kemenangan 80 Persen untuk Jokowi-Ma’ruf

MONITOR, Tegal – Jaringan Matahari (JM) kembali menggelar Rembug Indonesia Maju bersama Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan melalui organ sayapnya, Jaringan Nelayan Matahari (JNM) di Tegal, pada Sabtu (9/2). Setelah sebelumnya, pada Jumat, 8 Februari 2019 kemarin, acara serupa juga diadakan di Rembang.

“Ini kegiatan rembug kami yang kedua. Rembug kami di Tegal ini akan menjadi agenda konsolidasi Jaringan Matahari maupun Jaringan Nelayan Matahari (JNM), untuk menargetkan pemenangan Ir. H. Joko Widodo – KH. Ma’ruf Amin sebesar 80 persen untuk Tegal, baik kota maupun kabupaten, dan juga Brebes,” terang Bagus Suksmo Djati Nur Buwono selaku Pembina Jaringan Matahari.

Bagus Suksmo juga menghimbau agar nelayan senantiasa turut mengambil peran dalam pembangunan kelautan dan perikanan Indonesia dan harus selalu optimis.

“Bukan hal yang mustahil untuk mewujudkan Indonesia maju, bukan tidak mungkin kalau pembangunan kelautan dan perikanan kita menjadi poros maritim dunia seperti visi Pak Jokowi. Satu syaratnya, optimis!” tegas Bagus Suksmo.

Sementara, Sutia Budi selaku Ketua Umum Kornas Jaringan Matahari (JM) menuturkan pihaknya melalui Jaringan Nelayan Matahari (JNM) akan melakukan penguatan kepada seluruh nelayan terkait strategi dan langkah-langkah pemenangan untuk paslon Jokowi-Ma’ruf.

“Melalui rembug ini, kami akan menyiapkan nelayan dan juga relawan yang sudah tergabung bersama Jaringan Matahari untuk bersama-sama mengkampanyekan Jokowi-Ma’ruf dengan cara door to door,” jelasnya.

Lebih Lanjut Budi juga mengatakan bahwa semua strategi kampanye akan dilakukan Jaringan Matahari dan organ sayapnya demi mencapai target pemenangan Jokowi-Ma’ruf di Pantura Jawa, Lampung, dan Madura. Ia juga menyampaikan kesiapan Jaringan Matahari untuk mengawal suara di TPS-TPS untuk memastikan tidak ada tindak kecurangan yang akan mencoreng proses demokrasi Indonesia.

“Saya jamin kampanye yang dilakukan Jaringan Matahari maupun organ sayapnya adalah kampanye positif, kampanye yang kreatif,” tandasnya.

Recent Posts

Jangan Korbankan Cadangan Strategis Demi Smelter, Pemerintah Diminta Konsisten Batasi Produksi Nikel

MONITOR, Jakarta - Transisi Bersih meminta Pemerintah Indonesia tidak menambah kuota produksi nikel pada tahun…

19 menit yang lalu

Sambut Kepulangan PPIH Daker Makkah, Menhaj Apresiasi Dedikasi Petugas dan Tegaskan Penguatan Kualitas Layanan

MONITOR, Tangerang - Menteri Haji dan Umrah Moch. Irfan Yusuf menyambut kepulangan kelompok pertama Petugas…

3 jam yang lalu

Waka DPR Cucun Minta Pelaku Penyekapan Perempuan Dihukum Berat, Dorong Polri Tingkatkan Keamanan Warga

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal meminta agar pelaku kasus penyekapan…

3 jam yang lalu

Pemadaman Listrik Bergilir Masih Pelik, Legislator Minta Pejabat yang Bertanggung Jawab Mundur!

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi VI DPR RI, Mufti Anam kembali meminta PT PLN (Persero)…

3 jam yang lalu

DPR Minta Agar Ketersediaan Solar dan Pupuk Subsidi Jadi Prioritas Program Pemerintah Tahun 2027

MONITOR, Jakarta - Berbagai kementerian/lembaga meminta tambahan anggaran untuk program Pemerintah di tahun 2027. Di…

3 jam yang lalu

Apakah MBG Indonesia Sama dengan Program Makan Gratis Jerman Pasca Perang Dunia II?

Oleh: Robi SugaraDosen Keamanan Internasional Prodi Hubungan Internasional FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Program Makan…

3 jam yang lalu