PERTANIAN

Gubernur Sulsel Tetapkan 15% Total Produksi Beras untuk Cadangan Pangan

MONITOR, Jakarta – Untuk mengoptimalkan pencapaian serap gabah/beras petani (sergap), Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Direktur Pengadaan Perum Bulog, Kepala Badan Litbang Kementan menghadiri Rapat Koordinasi Sergap Sulselbar, pada Kamis (7/2), di Kantor Bulog Divre Sulselbar.

Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah dalam pengarahannya menegaskan bahwa jajarannya siap mendukung tercapainya target sergap di wilayahnya.

“Sinergi antar instansi terkait sangat penting. Saya akan segera berkoordinasi dengan para Bupati, Panglima Kodam, Kapolda beserta seluruh jajaran untuk all out mendukung pencapaian target sergap ini,” ujar Nurdin Abdullah.

Menurut Nurdin Abdullah, sebagai bentuk komitmen dalam mempercepat penyerapan gabah di Sulsel, pihaknya akan mengeluarkan Peraturan Gubernur yang menegaskan bahwa, 15% dari total produksi padi di Sulsel harus diserap oleh Bulog.

Untuk diketahui, target serapan Bulog sampai maret 2019 sebesar 224ribu ton atau 15% dari total target sergap nasional sampai Maret 2019 sebesar 1,5 juta ton.

Kepala BKP Kementan, Agung Hendriadi, mengapresiasi komitmen Gubernur tersebut. “Melalui komitmen Pak Gubernur ini saya berharap sergap di Sulsel dapat tercapai, bahkan melebihi dari target yang ditetapkan,” ujar Agung.

Agung juga menjelaskan bahwa sergap dilaksanakan untuk memperkuat Cadangan Beras Pemerintah (CBP), yang disimpan di Bulog.

“Hal ini sesuai dengan tugas Bulog untuk mengendalikan pasokan dan stabilitasi harga untuk menjaga ketahanan pangan,” tegas Agung.

Direktur Pengadaan Perum Bulog, Bachtiar, mengungkapkan bahwa jajarannya siap melakukan penyerapan gabah sesuai target yang ditetapkan. Strategi yang dilakukan untuk menyerap gabah petani antara lain, mempermudah kerja sama pengadaan beras/gabah, menambah kapasitas gudang penyimpanan, dan meningkatkan pelayanan dengan tetap buka pada hari libur.

Pada rakor tersebut dilakukan penandatanganan MoU antara Bulog Divre Sulselbar dan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Provinsi Sulsel untuk menyerap gabah 15% dari total produksi padi di wilayah tersebut.

Penandatanganan disaksikan oleh Gubernur Sulawesi Selatan bersama Kepala BKP Kementan, Direktur Pengadaan Perum Bulog, dan Panglima Kodam XIV Hasanuddin, Mayjen TNI Surawahadi.

Hadir dalam rakor adalah, kepala subdivre bulog se-sulselbar, dandim se-sulselbar, dan pengusaha penggilingan padi di sulselbar serta BPTP sulselbar.

Recent Posts

Kemenag Siapkan Lima Pilar Pesantren Ramah Anak, Perketat Tata Kelola dan Pengaduan

MONITOR, Depok - Kementerian Agama (Kemenag) memperkuat sistem perlindungan anak di lingkungan pesantren dan madrasah…

26 menit yang lalu

Mahasiswi PAI UIN Jakarta Raih Juara I Musabaqah Tilawatil Qur’an Putri pada International Qur’anic Festival 2026

MONITOR, Tangerang Selatan – Mahasiswi Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan…

3 jam yang lalu

Rokhmin Dahuri Resmikan Fasilitas Toilet dan Tempat Wudhu KBNU Gebang, Tegaskan Semangat Pelayanan Umat

MONITOR, Cirebon - Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan sekaligus Guru Besar Ilmu…

3 jam yang lalu

Panen 88 Hari, Demplot Padi Organik di Subang Tingkatkan Produktivitas hingga Tiga Kali Lipat

MONITOR, Subang – Demplot budidaya padi organik di kawasan Lembur Pakuan, Desa Sukasari, Kecamatan Dawuan,…

1 hari yang lalu

DPR Dukung Aksi Jerhemy Nemo Tebang Sawit Ilegal, Dorong Gerakan Penghijauan Berbasis Pemberdayaan Masyarakat

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan memuji aksi penghijauan yang dilakukan…

2 hari yang lalu

Legislator Soroti Dugaan Klaim Fiktif JKN, Dorong Agar Diusut Tuntas karena ‘Rampok’ Uang Rakyat

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI Nurhadi menyoroti dugaan praktik klaim fiktif Jaminan…

2 hari yang lalu