POLITIK

Gara-gara Jokowi-Sandi, Fahri Khawatir Dana Kampanye jadi Pemicu Korupsi

MONITOR, Jakarta – Simpang siur dana pemilu mengganjal pikiran Politikus PKS Fahri Hamzah. Ia menilai, ada hal menjanggal terkait dana kampanye masing-masing paslon capres cawapres 2019.

Misalnya, kata Fahri, cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno terlihat membiayai kegiatan kampanye dengan dana pribadi. Sementara capres petahana Jokowi, dikatakan Fahri, sering mengaku kepada publik bahwa dirinya tak merasa mengeluarkan biaya kampanye.

“Sudah dua kali berita aneh soal uang dalam politik ini, pak Sandiaga Uno terdengar membiayai sendiri Pilpres ini. Sementara pak Jokowi merasa tidak keluar biaya,” ujar Fahri Hamzah, dalam laman resmi Twitternya, Rabu (23/1) malam.

Lebih lanjut, Fahri mengamati persoalan tersebut bida memancing akar korupsi. “Kalau KPK memakai teori Political Financing, maka ini awal dari persoalan korupsi politik,” tambahnya.

Ia menilai persoalan dana kampanye adalah masalah serius. Apalagi, terbaru, Jokowi memborong sabun cuci di Garut senilai Rp2 miliar. Dana tersebut diakui tim Jokowi merupakan anggaran Tim Kampanye Nasional (TKN).

“Lalu pak Jokowi dengan ringannya belanja sabun 2 miliar, terjadi simpang siur siapa yang bayar. Lalu pak Hashim membantah pernyataan pak Jokowi tidak keluar uang dengan mengakui membiayai. Ini bukan soal sederhana loh KPK RI. Ini soal serius,” tegasnya.

 

Recent Posts

Singgung Kasus Kuota Haji, LSAK Dorong KPK Gandeng Pesantren

MONITOR, Jakarta - Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK) mendorong Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memperluas…

5 jam yang lalu

3,7 Juta Kendaraan Melintas di Ruas Tol Regional Nusantara Hingga Akhir Periode Arus Mudik dan Balik Idulfitri 1447H

MONITOR, Jakarta - Hingga akhir periode arus mudik dan Balik Hari Raya Idulfitri 1447H/2026, Jasa…

5 jam yang lalu

GKB-NU Kecam Serangan Israel terhadap Pasukan Perdamaian Indonesia

MONITOR, Jakarta - Gerakan Kebangkitan Baru Nahdlatul Ulama (GKB-NU) mengutuk keras serangan artileri Israel menghantam…

7 jam yang lalu

SETARA Institute Desak Prabowo Bentuk TGPF Kasus Andrie Yunus

MONITOR, Jakarta – Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Hendardi, menilai pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta…

10 jam yang lalu

Jasa Marga Catat Pergerakan Kendaraan Kembali ke Jakarta Sudah Mencapai 86 Persen

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk bersama Kementerian Perhubungan dan Korlantas Polri menyampaikan…

11 jam yang lalu

Bazar Rakyat 2026 Gerakkan Ekonomi UMKM dan Bangkitkan Bangga Buatan Indonesia

MONITOR, Jakarta – Kawasan Monumen Nasional (Monas) dipenuhi semangat kebersamaan dalam gelaran Bazar Rakyat 2026…

11 jam yang lalu