IPW Minta Satgas Anti Mafia Sepak Bola Lebih Waspada

1016
Staf Direktur Perwasitan PSSI yang Diringkus Satgas Anti-Mafia Bola

MONITOR, Jakarta – Ind Police Watch (IPW) mengapresiasi kinerja Satgas Anti Mafia Sepak Bola bentukan Kapolri karena sigap menangkap sejumlah orang yang diduga terlibat dalam praktek mafia bola. Meski demikian, Neta Pane selaku Ketua Presidium IPW menilai Satgas belum menyentuh bos bos mafia bola yang sudah menghancurkan sepakbola nasional.

“Dalam membongkar mafia bola, Satgas tidak hanya mengubek ubek Liga 3 dan Liga 2, tapi juga harus membongkar dugaan praktek mafia di Liga 1 dan di Timnas yang merupakan ‘kasus di depan mata’ agar bos bos mafia bola bisa terciduk,” ujar Neta Pane, Selasa (22/1).

Untuk tahap pertama, IPW menekankan Satgas harus fokus pada sistem pengaturan skor. Satgas gabungan Mabes Polri dan Polda Metro Jaya ini harus menelusuri dugaan keterlibatan sejumlah oknum di dua lembaga di bawah PSSI, yakni lembaga kompetisi, dan lembaga perwasitan.

“Jejak digital oknum oknum di kedua lembaga itu perlu ditelusuri untuk membongkar jaringan mafia yang sesungguhnya. Sebab kedua lembaga itu punya hak veto dalam mengatur roda kompetisi dan menunjuk para wasit yang memimpin kompetisi Liga 1, 2 dan 3,” terangnya.

IPW mendesak Satgas Anti Mafia Sepak Bola, untuk fokus. Pihak pihak yang memiliki veto perlu diusut, apakah ada keterlibatan mereka atau tidak. IPW juga mengingatkan, jika sudah mendapat informasi dari sumber-sumbernya, Satgas harus tetap waspada.

“Kami khawatir Satgas tidak paham dengan sejarah atur mengatur pertandingan dan justru dibohongi. Sebab itu Satgas perlu melakukan cek ulang toh Polri punya PS Bhayangkara di sepakbola nasional,” pungkasnya.