Herri Zulkarnain
MONITOR, Medan – Herri Zulkarnain, Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPR RI daerah pemilihan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) I periode 2019-2024 mendatang mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan politik.
Plt. Ketua Umum Partai Demokrat Sumatera Utara ini menyatakan, peran warga negara dalam politik sangat penting apalagi saat pemilu berlangsung. Tujuannya demi mewujudkan penyelenggaraan pemilu yang baik dan partisipatif.
“Proses pemilu pasti akan berjalan dengan sangat baik bilamana mendapatkan partisipasi aktif dan dukungan dari warga masyarakat,” ujarnya kepada awak media, Jum’at (11/1/2019).
Sosok muda yang menjadi idola baru masyarakat Sumatera Utara ini menyayangkan masih banyaknya masyarakat yang belum memahami hak serta kewajiban politik dalam kapasitasnya sebagai warga negara. “Minimnya kesadaran akan hak serta kewajiban politik mengakibatkan respon masyarakat dalam proses politik masih belum maksimal,” tutur Herri.
Karenanya ia mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menyongsong pemilu 2019 mendatang. Tujuannya tidak lain untuk dapat mengontrol dan mengenal betul calon pemimpin masyarakat.
“Seperti kata pepatah, memilih pemimpin jangan seperti membeli kucing dalam karung. Salah dalam memilih, masyarakat akan menanggung resikonya selama lima tahun. Kenali dan kontrol calon pemimpin kita,” ungkap Caleg yang pernah meniti karir dari Satpam tersebut.
MONITOR, Labuan Bajo – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI Maman Abdurrahman meninjau…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan guru binaan. Fokus…
MONITOR, Tangerang Selatan - Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Ibnu…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mempercepat penguatan infrastruktur pengelolaan air dan limbah di kawasan…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher menyampaikan duka cita yang…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris mengkritik keras kebijakan Badan…