JABAR-BANTEN

Ferry Batara tegaskan Anak adalah Aset Berharga untuk Masa Depan Bangsa

MONITOR, Depok – Setiap tanggal 20 November diperingati Hari Anak Internasional. Hari anak ini pertama kali ditetapkan oleh Inggris pada 1954 dan kemudian diikuti oleh negara di seluruh dunia.

Tujuannya untuk mempromosikan kebersamaan sebagai masyarakat internasional terhadap perlindungan anak, meningkatkan kesadaran di kalangan anak-anak di seluruh dunia dan meningkatkan kesejahteraan anak.

Menanggapi hal itu, Calon Anggota DPR RI Dapil Jawa Barat (Jabar) VI, Ferry Batara mengatakan anak adalah aset berharga untuk masa depan bangsa. Karena itu, penting bagi orang tua untuk memberikan yang terbaik bagi perkembangan anak-anaknya.

“Peringatan Hari Anak Internasional ini mengingatkan kepada masyarakat akan pentingnya menyadari dan memahami hak-hak anak. Hal itu agar bisa menciptakan generasi penerus bangsa yang bermutu,” ujar Ferry Batara di Cinere, Kota Depok, Selasa (20/11/2018).

Caleg dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu menjelaskan salah satu diantara hak anak yang harus dipenuhi adalah menyediakan lingkungan yang aman dan nyaman untuk tumbuh dan berkembang.

“Bagi anak yang masih dalam tahap proses perkembangan, sangat penting untuk selalu berada di lingkungan-lingkungan yang sehat, dan baik untuk pertumbuhannya. Jangan dekat-dekat dengan perokok misalnya, apalagi obat-obat terlarang seperti narkoba dan sejenisnya,” paparnya.

Kemudian, Ferry Batara juga menekankan pentingnya bagi orang tua untuk membuka komunikasi yang baik dengan anak. Tidak memaksakan kehendaknya pribadi. Menurutnya, anak harus dibebaskan berkembang sesuai bakatnya masing-masing.

“Hak anak untuk berpartisipasi secara terbuka juga tidak boleh diabaikan. Biarkan mereka berfikir bebas, tentu selagi masih positif. Kita harus mendukung mimpi yang mereka kejar, jangan karena kita ingin begini dan begitu, anak pada akhirnya tidak tumbuh secara positif,” pungkasnya.

Recent Posts

BBM Nelayan Rp15.000, GNTI: Benahi Akses dan Tata Kelola agar Kebijakan Tepat Sasaran

MONITOR, Jakarta – Ketua PP Gerakan Nelayan Tani Indonesia (GNTI) Bidang Nelayan, Sarana dan Prasarana,…

6 jam yang lalu

LSAK Desak Presiden Copot Jaksa Agung, Sebut Jadi Tolok Ukur Independensi Pengusutan Dugaan Korupsi Eks Jampidsus

MONITOR, Jakarta – Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK) mendesak Presiden segera mencopot Jaksa Agung ST.…

7 jam yang lalu

Kemnaker Petakan Kebutuhan Industri Jepang untuk Perluas Peluang Kerja bagi Tenaga Kerja Indonesia

MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memetakan kebutuhan industri Jepang dalam upaya menyelaraskan penyiapan tenaga…

11 jam yang lalu

Komnas Haji: Skema Biaya Haji 2027 Populis tapi Berpotensi Mengganggu Keberlanjutan

MONITOR, Tangerang Selatan - Ketua Komnas Haji, Dr. H. Mustolih Siradj, S.H.I., M.H., menilai rancangan…

12 jam yang lalu

Legislator Soal Remaja Diperkosa 27 Orang: Ini Extraordinary Crime yang Perlu Penanganan Luar Biasa

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah menyatakan keprihatinannya atas kasus dugaan pemerkosaan…

16 jam yang lalu

Legislator Usul DPR Gunakan Hak Angket Atasi Ketegangan Polri Vs Kejaksaan Buntut Kasus Hukum Eks Jampidsus

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Benny K Harman meminta DPR menggunakan hak…

16 jam yang lalu