PERTANIAN

Demplot MTS di Kab. Lamongan Cikal Bakal Kawasan Wisata Edukatif

MONITOR, Lamongan – Lahan sawah atau demontration plot (demplot) yang menerapkan Manajemen Tanaman Sehat (MTS) di Besur, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur (Jatim) akan dikembangkan menjadi kawasan wisata edukatif.

MTS yang memanfaatkan tanaman refugia di sekitar lahan sawah tanpa pestisida ini bisa menjadi kawasan wisata edukatif bagi anak-anak sekolah. MTS yang dikembangkan di lahan 100 ha tersebut menurut Bupati Lamongan, H. Fadeli bisa menjadi tempat pendidikan bagi anak-anak sekolah untuk memperdalam tata cara dan pengelolaan tanaman yang sehat.

“Selain tanamannya sehat, kawasannya juga terlihat indah dipandang mata. Ada tanaman refugia di setiap pinggir sawah. Tanaman bunga yang ditanam tersebut tak hanya menarik untuk serangga, tapi juga menarik untuk dilihat,” kata Fadeli, ketika memberi sambutan dan sekaligus membuka Gelar Teknologi (Geltek) Perlindungan Tanaman bertema “Manajemen Tanaman Sehat”, di Lamongan, Selasa (30/10).

Ditjen Tanaman Pangan Kementan bersama Bupati Lamongan dan para petani meninjau kawasan demplot MTS cikal bakal wisata edukatif

Fadeli mengatakan, demplot lahan padi yang memanfaatkan manajemen tanamam sehat seluas 100 ha itu bukan hanya dimanfaatkan petani untuk pembelajaran pengendalian hama terpadu. Anak-anak sekolah pun bisa memanfaatkannya untuk belajar sejak dini tentang MTS.

“Anak-anak sekolah sambil melihat keindahan bunga pada tanaman refugia dan padi yang menghijau. Mereka juga bisa belajar cara pengendalian hama sejak dini di kawasan tersebut,” ujarnya.

Karena punya banyak manfaat bagi masyarakat sekitar demplot, Pemerintah Kabupaten Lamongan akan memperluas kawasan lahan pertanian yang memanfaatkan MTS. Menurut Fadeli, lahan yang menerapkan MTS ke depannya tak hanya dengan komoditas padi.

“Kami akan mengembangkan lagi dengan tanaman jagung. Karena daerah Lamongan juga dikenal sebagai kawasan pengembangan jagung di Jatim,” kata Fadeli.

Fadeli juga berharap, demplot lahan padi seluas 100 ha itu jangan hanya terhenti sebagai pilot projek saja. Karena itu, MTS yang sudah berhasil diaplikasi kelompok tani Desa Besur, Kecamatan Sekaran, Kab. Lamongan, Jatim bisa dimasyarakatkan.

“Petani lainnya di Lamongan bisa belajar dari sini (petani Desa Besur, red) untuk dipraktekkan di desanya,” ujar Fadeli.

Masyarakat yang terdiri dari petani, pelajar dan lainnya meninjau kawasan demplot MTS bersama Kementan

Dalam kesempatan terpisah, Lukman, salah satu petani asal Kediri sangat antusias dan ingin tahu secara lebih dalam lagi tentang MTS. “Kalau sudah tahu apa saja yang diterapkan dalam MTS nantinya akan dipraktekkan di lahan sawahnya,” ujar Lukman.

Menurut Lukman, saat ini banyak OPT yang kerap menyerang tanaman padi. Ada wereng batang coklat, tikus, dan OPT lainnya. “Kabarnya Desa Besur ini endemi wereng. Setelah menerapkan MTS, kabarnya sudah tak ada OPT. Padahal, petani di demplot ini hanya menggunakan pupuk organik, agen hayati dan menanam refugia di sekitar sawah mereka,” paparnya

Lukman juga mengatakan keinginannya untuk meniru apa yang sudah dilakukan petani di Desa Besur. “Karena itu kami datang ke sini untuk belajar dan mengikuti kursus singkat terkait MTS di sini,” ujarnya.

Recent Posts

Prodi K3 Polteknaker Raih Akreditasi Unggul dari LAM-PTKes

MONITOR, Jakarta - Program Studi Sarjana Terapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker)…

13 jam yang lalu

Kemenhaj Gelar CAT PPIH 2027 Non Nakes Serentak, Gandeng BKN untuk Perkuat Transparansi

MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah menggandeng Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam pelaksanaan Computer…

1 hari yang lalu

Rektor UID Buka PBAK 2026, Tekankan Adab, Prestasi, dan Kontribusi Mahasiswa

MONITOR, Depok - Universitas Islam Depok (UID) resmi membuka rangkaian Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan…

2 hari yang lalu

Menaker: Kunci Wirausaha Bukan Sekadar Dapat Pelanggan, tapi Menjaga Hubungan

MONITOR, Bandung Barat – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, mengatakan salah satu kunci keberhasilan dalam berwirausaha…

2 hari yang lalu

Kemenperin Sampaikan Duka Cita Mendalam Atas Insiden Kebakaran Pabrik di KEK Sei Mangkei

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah kebakaran yang…

2 hari yang lalu

Majelis ASTACITA Gelar ‘Maulid Nabi dan Dzikir Kemerdekaan’ di Karawang, Gaungkan Jaga Rawat Jabar

MONITOR, Karawang — Dalam rangka memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus merawat semangat kemerdekaan…

3 hari yang lalu