MEGAPOLITAN

Tarif Tol Suramadu Simpang siur, begini penjelasan Jasa Marga

MONITOR, Jakarta – Maraknya informasi terkait postingan di Facebook yang dishare oleh akun Nizar Zahro terkait Pembebasan Tarif Jalan Tol Jembatan Suramadu, menyebabkan pihak Jasa Marga merasa dirugikan.

AVP Corporate Communication Jasa Marga, Dwimawan Heru, mengatakan ada miskomunikasi antara pengguna dengan masa penetapan tarif. Pasalnya, akun tersebut melakukan posting pada tanggal 27 Oktober pukul 15.06 WIB. Ini berbeda dengan jangka waktu ditetapkannya pembebasan tarif tol.

“Pembebasan Tarif Jalan Tol Jembatan Suramadu diberlakukan di kedua gerbang tol Suramadu, setelah pernyataan Presiden RI Joko Widodo yaitu pada tanggal 27 Oktober 2018 pukul 16.28 WIB,” terang Heru, Selasa (30/10).

Unggahan seorang netizen bernama Nizar Zahro

Heru menyimpulkan, transaksi yang dilakukan pemilik akun tersebut di Suramadu, terjadi pada saat status Suramadu masih sebagai jalan tol atau berbayar.

“Disamping itu dapat diinformasikan, bahwa untuk mendukung kelancaran pelaksanaan acara tersebut, maka kondisi menjelang Gerbang Tol (GT) Madura eksisting harus steril. Oleh karenanya, mulai pukul 14.00 WIB sampai dengan pukul 16.28 WIB transaksi kendaraan dari arah Madura diberlakukan pembayaran secara manual dan dilakukan sebelum GT Madura,” pungkasnya.

Recent Posts

Pembudidaya Ikan Bioflok Sukses Wujudkan Astacita Presiden Prabowo

MONITOR, Karawang - Sebuah kisah inspiratif datang dari Desa Sumurgede, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang. Kelompok…

2 jam yang lalu

Waisak 2026, Menag: Dharma Menjaga Perdamaian Dunia

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengajak umat Buddha menjadikan peringatan Hari Tri…

5 jam yang lalu

Wamenhaj: Fase Armuzna Tuntas, Seluruh Jemaah Haji Indonesia Telah Tinggalkan Mina

MONITOR, Mina — Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyampaikan bahwa…

9 jam yang lalu

Panen Raya Jagung GNTI, Rokhmin Dahuri: Modernisasi Pertanian Kunci Kedaulatan Pangan

MONITOR, Pesawaran, Lampung - Transformasi pertanian Indonesia tidak bisa lagi bertumpu pada cara-cara konvensional semata.…

12 jam yang lalu

Dari Gedung Juang, Semangat UMKM Kabupaten Bekasi Tumbuh dan Berkembang

MONITOR, BEKASI – Gedung Juang Tambun bukan sekadar bangunan bersejarah. Di tempat yang menjadi simbol…

22 jam yang lalu

Panen Ikan dan Jagung di Lampung Selatan, Prof Rokhmin: Ketahanan Pangan Harus Dimulai dari Desa

MONITOR, Lampung Selatan - Upaya mewujudkan kedaulatan pangan nasional tidak bisa hanya mengandalkan kebijakan dari…

1 hari yang lalu