JATENG-YOGYAKARTA

Materi Kedekatan TNI dan Warga Menjadi Point Penting dalam Lomba Jurnalistik

MONITOR, Sleman – Materi yang menunjukkan kedekatan antara TNI dan rakyat menjadi satu dari tiga poin utama yang dinilai dalam lomba karya jurnalistik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) tahun 2018 yang diselenggarakan oleh TNI Angkatan Darat. Selain itu, banyaknya jumlah TNI yang terlibat dalam kegiatan juga menjadi poin utama yang dinilai dalam lomba tersebut.

“Lomba ini, dibagi menjadi tiga kategori. Yakni untuk media elektronik, media cetak dan online, serta untuk para Dandim dan Dansatgas,” terang Komandan Kodim 0732/Sleman, Letkol Inf Diantoro,S.IP ketika menyampaikan ketentuan lomba kepada sejumlah jurnalis di lokasi TMMD Ke-103, Jumat (12/10/18).

Menurutnya, jika poin penilaian lomba jurnalis pada materi dan objek berita, “Kuantitas berita yang dihasilkan dalam satu periode kegiatan TMMD, menjadi penilaian utama untuk lomba kategori ketiga.Jadi, semakin banyak berita tentang TMMD, maka Dandim atau Dansatgas tersebut yang dinyatakan sebagai pemenang,” ujarnya.

Dandim menyampaikan, agar bisa memenangkan lomba tersebut, para peserta diminta mengikuti ketentuan lomba dan kebutuhan yang diinginkan TNI. Untuk itu, Ia memberikan tips dan trik agar peserta bisa lolos sebagai pemenang. Karena hadiah total yang disediakan cukup besar, mencapai puluhan juta.

“Selain karya jurnalistiknya harus sesuai tema, asli dan berdasarkan fakta di lapangan, para peserta juga bisa mengguna kan cara pandang TNI dalam membangun kedekatan TNI-Rakyat. Dan tentu materinya harus menarik,” jelasnya.

Sementara materi yang bisa diikutkan lomba adalah berita yang menulis tentang kegiatan TMMD yang bakal dilaksanakan mulai tanggal 15 Oktober 2018 sampai selesai, di Desa Balecatur, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman. Beritanya, bisa mulai dari tahapan perencanaan, persiapan hingga pelaksanaan TMMD.

“Nanti ada empat momen dalam TMMD tersebut, yakni TNI manunggal rakyat, pelayanan pemerintah terhadap rakyat, sinergitas organisasi perangkat daerah (OPD), serta TNI mengajar untuk memberantas buta aksara di desa setempat,” paparnya.

Recent Posts

Kementerian UMKM Apresiasi Cara UKB Bandar Lampung Siasati Biaya Kemasan

MONITOR, Lampung – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mengapresiasi peran Unit Kemasan Bersama (UKB)…

16 jam yang lalu

Personel RI yang Tewas di Lebanon Bertambah, DPR Dorong PBB Evaluasi Perlindungan Pasukan Perdamaian

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta menyampaikan belasungkawa atas gugurnya Praka…

18 jam yang lalu

Debt Collector Tipu Ambulans-Damkar untuk Tagih Utang, Legislator: Pidanakan karena Bahayakan Nyawa Orang!

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah menyoroti praktik penagihan utang oleh pihak…

18 jam yang lalu

Siswa di DIY Dikeroyok Hingga Tewas, Komisi III DPR Dorong APH Petakan Kelompok Berisiko

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding menyoroti insiden tewasnya seorang pelajar…

18 jam yang lalu

Lompatan Global Fikes UIN Jakarta: Lima Prodi Raih Akreditasi Internasional ASIIN Tanpa Syarat hingga 2030

MONITOR, Ciputat - Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menorehkan capaian strategis dalam penguatan…

19 jam yang lalu

Perkuat UMKM Pertanian, Kementerian UMKM Dorong Akses Pasar dan Pembiayaan

MONITOR, Denpasar — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus mempertegas komitmennya dalam memperkuat sektor…

19 jam yang lalu