POLITIK

Ratna Sarumpaet sengaja disusupkan ke Prabowo oleh Jokowi?

MONITOR, Jakarta – Drama hoaks atau berita bohong yang dilakukan aktivis Ratna Sarumpaet terus menyedot perhatian publik.

Kasus pembohongan publik yang juga melibatkan elit-elit politik khususnya di kubu Prabowo-Sandi itu bak bola panas yang terus bergulir. Polisi sendiri telah menetapkan ibu dari artis Atikah Hasiholan itu sebagai tersangka usai dilakukan penangkapan di Bandara Soekarno Hatta pada Kamis malam (4/10).

Bola panas kian bergulir, kali ini kasus Ratna Sarumpaet berhasil memanaskan tensi politik antar kedua kubu capres. Bahkan, ada yang menuding Ratna Sarumpaet dituduh disusupkan ke kubu Prabowo oleh Jokowi menyusul adanya jejak digital foto saat Ratna memakai baju kotak-kotak. Benarkah demikian?

Anggota Tim Kerja Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf yang juga politikus partai Hanura, Inas N Zubair membantahnya. Ia mengatakan tudingan itu sangat menyakitkan bagi Ratna karena ia merupakan sahabat lama Prabowo.

“Banyak yang mengira bahwa Prabowo Subianto mengenal Ratna Sarumpaet untuk pertama kalinya adalah pada tahun 2012 dalam koalisi baju kotak-kotak di Pilkada DKI, dimana Prabowo sebagai ketua umum partai Gerindra yang menjadi salah satu partai pengusung Jokowi-Ahok dan Ratna Sarumpaet bergabung juga di koalisi tersebut,” kata Inas dalam pernyataan pers yang diterima MONITOR, Sabtu (6/10).

“Padahal Prabowo mengenal Ratna Sarumpaet, jauh sebelum Pilkada DKI karena ayah Prabowo, yaitu Sumitro Djokohadikusumo adalah sahabat Salahudin Sarumpaet yang bukan lain adalah ayah Ratna Sarumpaet,” tambahnya.

Menurut Inas, sangat menyakitkan bagi Ratna Sarumpaet adalah ketika dia dituduh disusupkan ke kubu Prabowo oleh Jokowi, hanya karena adanya foto Ratna Sarumpaet menggunakan baju kotak-kotak. “Padahal dia pada saat itu ikut dengan Prabowo Subianto yang menggunakan baju kotak-kotak juga dalam mendukung Jokowi-Ahok di Pilkada DKI tahun 2012,” tandasnya.

Recent Posts

Kinerja APBN Januari 2026 Solid, Sinyal Ekonomi Makin Pulih

MONITOR, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan realisasi APBN hingga 31 Januari…

4 jam yang lalu

Soroti Impor 105 Ribu Mobil India, DPR: Industri Otomotif Kita Sedang Lesu

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi VI DPR RI Darmadi Durianto mempertanyakan kebijakan impor 105 ribu…

6 jam yang lalu

Kemenag Targetkan Rp4,5 Triliun BOP RA dan BOS Madrasah Swasta Cair Sebelum Lebaran 2026

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menargetkan dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) Raudhatul Athfal (RA) dan…

8 jam yang lalu

Percepat Akses Pembiayaan UMKM Sumut, Kementerian UMKM Gelar Akad Massal KUR

MONITOR, Pematang Siantar - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperkuat akses pembiayaan bagi…

8 jam yang lalu

Kemenag Segera Bentuk Ditjen Pesantren, Kelola 42 Ribu Pontren Lebih

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) terus mempersiapkan pembentukan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren. Ini akan…

11 jam yang lalu

KSPN Desak Prabowo Batalkan Rencana Impor 105 Ribu Kendaraan Operasional Kopdes Merah Putih

MONITOR, Jakarta - Konfederasi Serikat Pekerja Nusantara (KSPN) menyatakan sikap kritis terhadap kebijakan PT Agrinas…

13 jam yang lalu