Sasar Milenial, BTN Tawarkan KPR Gaeesss (Foto: Dok BTN)
MONITOR, Jakarta – PT Bank Tabungan Negara (BTN) (Persero) Tbk meluncurkan program kredit pemilikan rumah (KPR) terbaru bertajuk KPR Gaeesss bagi kaum milenial.
Direktur Bank, Budi Satria mengatakan, KPR Gaeesss menyasar kaum milenial agar dapat memiliki hunian baik rumah tapak dan apartemen dengan cepat, mudah, dan terjangkau.
“Kami memberikan kemudahan, mulai dari awal pengajuan aplikasi KPR atau KPA, dan biaya yang terjangkau untuk uang muka, biaya provisi dan administrasi,” ujar Budi, Kamis (4/10).
Adapun keunggulan program ini a.l suku bunga yang diberikan sekitar 8,25% fixed selama 2 tahun, tenor apartemen (KPA) diberikan sampai 20 tahun dan kredit rumah mencapai 30 tahun, uang muka 1% khusus untuk rumah pertama sehingga kalangan millenial tidak perlu khawatir untuk mengumpulkan uang muka, serta memberikan diskon 50% biaya provisi dan administrasi.
“BTN memasukkan biaya proses KPR dalam plafon kredit sehingga nasabah tidak perlu mengendapkan dananya di rekening,” ujarnya.
Selanjutnya, KPR Gaeesss dikemas bersama dengan KPR Zero. Artinya, debitur bisa mendapatkan cuti membayar utang pokok hingga 2 tahun.
“Untuk mendapatkan KPR Gaeess, para generasi Y masih berusia diantara 21 hingga 30 tahun, memiliki pendapatan/gaji tetap, dan minimal sudah bekerja 1 tahun di perusahaan yang sama. Jika itu sudah dipenuhi, tinggal daftarakan aplikasi KPR Gaeesss di www.btnproperti.co.id,” jelasnya.
Melalui portal ini, BTN Budi menjanjikan para calon debitur dapat seketika mendapatkan persetujuan ijin prinsip KPR Gaess. Hingga Desember 2018 mendatang, BTN menargetkan kredit baru dari KPR Gaeesss Rp1,5 triliun atau sekitar Rp500 miliar per bulan.
MONITOR, Jakarta – Jaringan Muslim Madani (JMM) menyampaikan apresiasi atas langkah tegas Menteri Imigrasi dan…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) RI secara resmi memulai proses reformulasi visi dan misi…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris geram kepada pihak BP…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menilai lonjakan harga plastik dapat menjadi momentum…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi X DPR RI MY Esti Wijayanti mendesak pihak Universitas…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI Abdullah menyoroti kasus dugaan pelecehan seksual di…