Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto (dok: Rangga Monitor)
MONITOR, Jakarta – Sembilan Sekretaris Jendral (Sekjend) partai pendukung paslon Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin kembali menggelar agenda pertemuan dengan jajaran direktur dan wakil direktur tim pemenangan nasional.
Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) dari Koalisi Indonesia Kerja (KIK), Hasto Kristiyanto, mengatakan agenda pertemuan hari ini dilakukan untuk mempertajam seluruh agenda strategis.
“Hari ini kami mempertajam seluruh agenda strategis dan nanti jam dua kami akan bahas dengan para direksi dan para direktur,” kata Hasto di Jl Cemara 19, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (24/8).
Kendati demikian, saat disinggung mengenai nama bakal ketua tim kampanye yang hingga saat ini masih belum ditentukan, Hasto menyebut, walaupun belum ditunjuk siapa ketuanya namun fungsi tim kampanye tetap dapat berjalan secara baik.
“Ya sebenarnya kan fungsi tim kampanye secara organisasi bisa berjalan dengan baik. Sehingga, seluruh kelengkapan organisasi sudah berjalan,” ujar Hasto.
Menurutnya, hal tersebut bisa terlihat dari semangat dan animo yang ditunjukan oleh para relawan di daerah dengan membentuk tim kampanye dan pengkonsolidasian organisasi.
“Terbukti, deklarasi-deklarasi dari daerah juga sudah bisa dilakukan termasuk pembentukan tim kampanye di daerah juga dilakukan. Ini skala prioritas, konsolidasi organisasi dari tim kampanye,” beber Hasto.
Sebagai informasi, adapun pertemuan yang berlangsung tersebut hingga kini masih secara tertutup.
MONITOR, Manado – Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak mendorong pelibatan masyarakat…
MONITOR, Jakarta - Sejumlah masa yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Astacita (KoMPAS) menggelar…
MONITOR, Cirebon - Bantuan ayam petelur kepada kelompok ternak harus menjadi modal awal untuk membangun…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar membawa sejumlah peluang kerja sama internasional dari hasil…
MONITOR, Bali – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan bahwa Kredit…
MONITOR, Jakarta -Wakaf produktif perlu dikembangkan dari praktik filantropi keagamaan menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi, pendidikan,…