POLITIK

Hasil Ijtima’ Diabaikan, PKS Ancam Bikin Ijtima’ Baru

MONITOR, Jakarta – Hasil ijtima ulama yang merekomendasikan Prabowo Subianto sebagai Capres, dan Salim Assegaf Aljufri serta Ustadz Abdul Somad (UAS) sebagai Cawapres, masih berbuntut panjang.

Kabarnya, PKS kecewa lantaran Ketua Umum Gerindra abai dan lebih memilih Sandiaga Uno sebagai Cawapres.

Menanggapi hal itu, Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Aljufri mengatakan pihaknya nanti akan membuat hasil ijtima dan rekomendasi yang baru, karena tidak ada ulama yang menjadi Cawapres.

“Kemungkinan akan dibuat ijtima baru dengan rekomendasi baru. Ini feeling saya. Jadi ijtima yang lama kan ada rekomendasi, saya kira akan ada ijtima baru untuk membuat keputusan baru,” kata Salim Segaf di kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (10/8).

Namun dia mengakui, hingga kini belum melakukan komunikasi dengan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPFU) yang mengeluarkan rekomendasi ijtima.

“Belum komunikasi, baru feeling. Karena rekomendasi ulama itu kan mesti diperbaiki,” ungkapnya.

Sementara itu terkait tidak ada kadernya yang menjadi Cawapres, padahal mendapat dukungan dari GNPFU dalam mengeluarkan keputusan. Salim berkelit bahwa partainya lebih mementingkan kepentingan bersama ketimbang dengan ego keinginan partainya.

“PKS pada dasarnya adalah yang dipikirkan kepentingan bersama, apa yang bagus bagi bangsa ini,” tukasnya.

Recent Posts

Kemenperin Tegaskan Pentingnya Kepatuhan Industri Dalam Pelaporan SIINas

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) kembali menegaskan pentingnya kedisiplinan dan kepatuhan perusahaan industri dalam…

2 menit yang lalu

Mahasiswa KKN FIKOM Universitas Pancasila Gelar Pelatihan Digital Marketing, Perkuat Daya Saing UMKM Desa Tonjong

MONITOR, Bogor – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 2 Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) Universitas…

18 jam yang lalu

SETARA Institute Kritik Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak

MONITOR, Jakarta – Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Pers Hendardi, mengkritik pelibatan Bintara Pembina Desa…

19 jam yang lalu

Nanik S Deyang Mundur, Ketua DPR Dorong Kepala BGN Baru Bisa Perbaiki Kinerja Lembaga

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menanggapi mundurnya Nanik S. Deyang dari jabatannya…

21 jam yang lalu

Kemenag Perkuat Perlindungan Anak di Lingkungan Pendidikan Keagamaan

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) terus memperkuat perlindungan anak di lingkungan pendidikan keagamaan melalui…

21 jam yang lalu

Danantara Indonesia Tinjau Transformasi Layanan Jasa Marga

MONITOR, Jakarta - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono mendampingi Kepala…

22 jam yang lalu