HUMANIORA

Hari Anak Nasional, KPAI Catat 161 Kasus Kekerasan Sepanjang 2018

MONITOR, Jakarta – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional tahun 2018, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengekspose hasil pengawasan kasus selama 2018.  KPAI mencatat 161 kasus kekerasan pada anak sepanjang tahun 2018, salah satunya pada bidang pendidikan.

KPAI merinci dan mencatat 161 kasus tersebut, adapun rinciannya sebagai berikut; anak korban tawuran sebanyak 23 (14,3%) kasus, anak pelaku tawuran sebanyak 31 (19,3 %) kasus, anak korban kekerasan dan bullying sebanyak 36 (22,4 %) kasus, anak pelaku kekerasan dan bullying sebanyak 41 (25,5%) kasus, dan anak korban kebijakan (pungli, dikeluarkan dari sekolah, tidak boleh ikut ujian, dan putus sekolah) sebanyak 30 (18,7%) kasus.

“Dari 161 kasus, 41 kasus di antaranya adalah kasus anak pelaku kekerasan dan bullying,” ujar Retno  MONITOR, Senin (23/7).

Selain itu, ada kasus lain yang bisa dikategorikan sebagai anak korban kebijakan secara nasional juga ditangani KPAI karena selain viral di media sosial dan media massa, KPAI juga mendapatkan pengaduan dari masyarakat.

Kedua kebijakan yang dimaksud adalah Ujian Nasional (UN) dan Sistem Zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). KPAI juga menerima pengaduan pungutan liar yang terjadi di berbagai sekolah, laporan terbanyak tetantang pembelian seragam sekolah (baju olahraga dan batik ciri khas sekolah) dengan harga mahal dan besarnya uang kas per siswa yang mencapai Rp 150.000,-/bulan.

Sedangkan, pengaduan kekerasan di sekolah yang dilaporkan oleh masyarakat secara langsung ke bidang pengaduan KPAI sampai dengan per tanggal 17 Juli 2018 sebanyak 23 kasus, pengaduan online yang masuk ke KPAI sampai dengan tanggal 17 Juli 2018 sebanyak 3 kasus dengan total yang diterima pengaduan KPAI sebanyak 26 kasus.

Recent Posts

ASDP: Arus Balik Sumatera ke Jawa Terkendali, Penumpang Naik Tipis

MONITOR, Jakarta - Pergerakan masyarakat dari Sumatera menuju Jawa pada masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru)…

39 menit yang lalu

Kecam Intervensi AS di Venezuela, GKB-NU Minta Presiden Prabowo Pimpin Perlawanan Multilateralisme Global

MONITOR, Jakarta - Gerakan Kebangkitan Baru Nahdlatul Ulama (GKB-NU) mengecam keras intervensi militer Amerika Serikat…

2 jam yang lalu

Puncak Arus Balik Tahun Baru 2026, 196 Ribu Kendaraan Padati Jabotabek

MONITOR, Jakarta - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono menyampaikan sebanyak…

5 jam yang lalu

Hadiri HAB ke-80, Wamenag Ajak Warga Kulon Progo Rawat Kerukunan

MONITOR, Kulon Progo - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi’i mengingatkan bahwa merawatkan kerukunan…

11 jam yang lalu

Kemenperin Siapkan SDM Bambu Bersertifikat demi Genjot Nilai Tambah

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus memperkuat pengembangan ekosistem industri bambu nasional secara terintegrasi dari…

13 jam yang lalu

Mantap! Dokumen Visa Haji Bali Sudah Capai 83 Persen

MONITOR Jakarta - Semakin dekatnya penyelenggaraan ibadah haji, seluruh punggawa haji Provinsi Bali berjibaku memberikan…

16 jam yang lalu