NASIONAL

Wamenag Minta ASN Kemenag Hadir di Tengah Keberagamaan Umat

MONITOR, Garut – Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi’i mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama untuk terus menjalankan tugas dengan baik, yakni melayani masyarakat sepenuh hati. Wamenag minta jajarannya hadir di tengah keberagamaan umat.

Menurutnya, Kementerian Agama sudah 80 tahun beramal bakti. ASN Kemenag harus bersyukur dengan terus membangun kehidupan dan pendidikan keagamaan di tengah keragaman bangsa.

“Jaga integritas dan loyalitas, serta terus tingkatkan kapasitas sebagai fondasi pengabdian kepada bangsa dan negara,” kata Romo Muhammad Syafi’i pada Pembinaan Guru dan ASN Kementerian Agama Kabupaten Garut, di Pesantren Darul Aqram, Sabtu (10/1/2026).

“Kemenag saat ini hanya melaksanakan dua program utama yakni melayani kehidupan keagamaan dan melayani pendidikan keagamaan,” sambung Romo Muhammad Syafi’i.

Menurut Wamenag Romo, dua pelayanan ini sangat penting untuk dipahami seluruh ASN Kemenag, agar fokus dalam menjalankan tugas. Itu semua dapat terlaksana dengan baik berdasarkan tiga modal dasar, yakni Integritas, loyalitas dan kapasitas.

“Membaca sejarah, pelayanan keagamaan ini awalnya diberikan Allah Swt kepada Nabi dan Rasul. Para Nabi dan Rasul kala itu juga dihina, dicaci, dikucilkan, bahkan dibunuh. Namun, karena mereka berintegritas, agama sampai saat ini masih menjadi pondasi bagi kita semua,” kata Wamenag.

Wamenag Romo juga menyampaikan bahwa harapan masyarakat terhadap Kementerian Agama sangat besar. Oleh sebab itu, integritas menjadi nilai utama yang tidak bisa ditawar demi menjaga kehormatan institusi. 

ASN Kemenag memiliki tanggung jawab moral dalam menampilkan sikap dan perilaku yang mencerminkan nilai-nilai keagamaan, mulai dari cara berpakaian, bertutur kata, hingga bersikap dalam kehidupan sehari-hari.

“Selain ASN yang berintegritas, penting juga loyalitas yang dibarengi dengan peningkatan kompetensi. ASN Kemenag diminta tidak hanya hadir sebagai pelaksana administrasi, tetapi juga mampu memberikan solusi nyata bagi kehidupan keagamaan di tengah Masyarakat,” terang Romo Muhammad Syafi’i.

Selain itu, Wamenag Romo Muhammad Syafi’i juga menerangkan bahwa dengan terbentuknya Direktorat Jenderal Pesantren, Kemenag tengah menyiapkan langkah strategis menuju pengembangan Direktorat Vokasi guna menampung potensi besar santri dan siswa Madrasah di bidang sains dan teknologi.

Recent Posts

Menag: Pendidikan Pesantren Padukan Kecerdasan Akal dan Batin

MONITOR - Pendidikan pesantren tidak hanya mengembangkan kemampuan akal, tetapi juga membentuk kebersihan hati dan…

12 jam yang lalu

Kemenhaj Dalami Dugaan Jual Beli Porsi Haji di Jawa Timur

MONITOR, Surabaya — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melalui Direktorat Jenderal Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah…

12 jam yang lalu

IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli untuk Gerakkan Alumni Turut Pulihkan Bencana

MONITOR, Jakarta – Ikatan Alumni Trisakti (IKA Trisakti) menghadirkan Trisakti Peduli sebagai gerakan kemanusiaan yang…

12 jam yang lalu

Kemenag Atur Penggunaan Gawai di Satuan Pendidikan Keagamaan

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama mengatur penggunaan gawai di lingkungan satuan pendidikan untuk menciptakan ruang…

1 hari yang lalu

Kementerian UMKM Perkuat Kapasitas UMKM Aceh Terdampak Bencana di Takengon

MONITOR, Takengon — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperkuat pemulihan usaha masyarakat terdampak…

2 hari yang lalu

Keselamatan Jemaah Umrah Harus Diutamakan di Tengah Konflik Arab Saudi-Houthi

MONITOR, Jakarta - Komnas Haji dan Umrah meminta keselamatan jemaah menjadi prioritas utama di tengah…

2 hari yang lalu