Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (Foto: Asep Syaefudin)
MONITOR, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengancam tidak akan segan-segan melakukan pemecatan terhadap bawahannya yang menjadi camat dan lurah apabila terbukti atau terlibat dalam melakukan pungutan liar alias pungli. Ancaman ini dikeluarkan Anies menyusul rumor adanya camat dan lurah yang terlibat pungli.
“Ini salah satu alasan adanya pergantian walikota dan jabatan lainnya. Jadi intruksinya jelas bahwa pelayanan harus meningkat. Jadi kalau ada penurunan pelayanan, maka rotasi, mutasi, demosi akan saya lakukan terus,” ujar Anies, di Plaza Tenggara GBK, Jakarta Pusat, Rabu (18/7).
Menyinggung soal rotasi, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini mengtakan bahwa tidak hanya dari jabatan ‘atas’ saja. Tetapi jika ditemui camat maupun lurah yang kinerjanya menurun, maka dirinya tidak akan segan-segan mengambil tindakan. Terlebih jika para Aparatur Sipil Negara (ASN) ini terlibat pungutan liar pungli.
“Untuk camat dan lurah kita akan sangat responsif begitu ada laporan kinerja menurun, saya akan langsung lakukan tindakan assesment. Apalagi terbukti melakukan pungli, harus siap-siap berhenti,” tegasnya.
Oleh karena itu, Anies berpesan,ia meminta kepada warga untuk melapor apabila menemukan camat atau lurah yang nakal melakukan pungli.
MONITOR, Jakarta - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) harus dicegah sebelum meluas, bukan baru ditangani…
MONITOR, Jakarta - Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) meminta DPR dan pemerintah tidak membiarkan polemik pemakzulan…
MONITOR, Jakarta - Indonesia memiliki potensi ekonomi kelautan yang diperkirakan mencapai 1,4 triliun dolar AS…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyampaikan apresiasi kepada seluruh Aparatur Sipil Negara…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk berhasil meraih peringkat 10 dalam ajang Danantara…
MONITOR, Jakarta - Integrasi tata kelola syariah dan model bisnis hibrida menjadi kunci keberlanjutan wakaf…