NASIONAL

DPR Didesak Bentuk Timwas Terorisme

MONITOR, Jakarta – Direktur Pusdikham Uhamka Maneger Nasution mendesak anggota dewan untuk membentuk Timwas Terorisme. Hal ini dirasa Maneger penting, mengingat Negara harus memastikan terpenuhinya prinsip hukum dan HAM.

Terlebih, dikatakan dia, berkaitan dengan kembali ditembak matinya beberapa warga negara dengan narasi monolog “terduga teroris” pasca disahkannya UU Terorisme produk Pemerintah-DPR.

“Ada baiknya DPR segera menunaikan mandatnya dengan membentuk Timwas dengan melibatkan tokoh masyarakat sipil independen,” ujar Maneger dalam keterangan yang diterima MONITOR, Minggu (24/6) malam.

Mantan Komisioner Komnas HAM ini menjelaskan, Timwas ini diharapkan diberikan Full authority atau kewenangan penuh untuk dapat memerika penanganan terorisme yang dilakukan Densus 88 dan BNPT dari hulu sampai hilir.

Recent Posts

Gus Hery dan Transisi NU di Abad Kedua

Buya Satria Efendi Tuanku Kuniang(Wakil ketua PCNU Padang Pariaman) Nahdlatul Ulama (NU) sedang berada di…

5 jam yang lalu

Rupiah Tembus Rp18.176 dan IHSG Ambles 4%, Komisi XI Ingatkan Pemerintah Harus Lakukan Intervensi

MONITOR, Jakarta – Pasar keuangan domestik dihantam gelombang tekanan jual masif pada awal pekan ini.…

6 jam yang lalu

47.012 Jemaah Telah Kembali, Menhaj Matangkan Perbaikan Layanan Haji 1448 H

MONITOR, Tangerang — Menteri Haji dan Umrah Moch. Irfan Yusuf menegaskan bahwa berakhirnya puncak ibadah…

11 jam yang lalu

Membangun Relasi Kiai-Santri

SuwendiDosen Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Fenomena kekerasan seksual (KS) yang dilakukan oleh beberapa…

13 jam yang lalu

Bawa Pesan Presiden Prabowo, Menaker Akan Serahkan Instrumen Ratifikasi Konvensi ILO 188 di Jenewa

MONITOR, Jenewa — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli berada di Jenewa, Swiss, membawa pesan Presiden Prabowo…

14 jam yang lalu

5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tiba di Madinah, Wamenhaj Minta Jaga Kesehatan

MADINAH – Sebanyak 5.499 jemaah haji Indonesia gelombang kedua dijadwalkan tiba di Madinah pada Minggu…

19 jam yang lalu