POLITIK

Alasan Fraksi Gerindra Tetap Gulirkan Hak Angket Plt Gubernur Jabar

MONITOR, Jakarta – Sekertaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan tetap menggulirkan dukungan agar dewan menggunakan hak angket terkait penetapan polisi aktif Komjen pol M Iriawan sebagai pelaksana tugas (PLT) gubernur Jawa Barat (Jabar).

Dirinya mengaku jika digunakannya hak angket untuk mempertanyakan dasar secara aturan perundang-undangan.

“Ya persoalannya kan bukan di situ, yang kami mau tanyakan adalah UU Kepolisian. Di mana seorang polisi aktif dilakukan penempatan kedinasan yang tidak ada kaitannya dengan dinas kepolisian malah yang bersangkutan harusnya nonaktif atau pensiun terlebih dulu,” kata Muzani, Senin (25/6).

“Nah pertanyyaannya adalah apakah Pak Iwan yang sekarang menjadi Plt gubernur itu ada kaitannya ga dengan kepentibgan kepolisian?,” tanyanya. “Kalau gak ada kaitannya maka harus nonaktif atau pensiun.”

Ia berdalih menggunakan hak angket sebagai bentuk tugas dan pokok dewan dalam melakukan pengawasannya terhadap jalannya kinerja pemerintahan .

“Kalau kami lakukan ya maksudnya seperti itu. Untuk memberikan kontrol yg lebih baik kepada pemerintah,” paparnya.

Lebih lanjut, ketika ditanyakan apakah tidak cukup untuk mengklarifikasi hal tersebut pada tingkat rapat kerja dengan menteri dalam negeri saja?. Wakil ketua MPR RI itu mengatakan munculnya wacana digulirkannya hak angket juga berasal dari apa yang disampaikan Mendagri sendiri.

“Ya kita akan lihat penjelasan kemendagri seperti apa, karena di awal kemendagri kan juga memberi penjelasan bukan saya yang neken. Seperti itu. Bapak presiden, lah bapak presiden bilangnya kan atas usulan kemendagri. Kan meskipun sudah dijelaskan masing-masing pihak tapi lemparan seperti ini kan harus juga dijelaskan dalam sebuah forum. Apakah Pansus, apakah panja atau apa?,” tegasnya.

“Jadi kami akan lihat perkembangan yang ada pemerintah. Karena tren saling melempar menjadi tren dalam pemerintahan saat ini. Kami tidak ingin pemerintahan berjalan saling melempar tanggungjawab ketika publik mempertanyakan persoalan kebijakan pemerintah,” pungkas Muzani.

Recent Posts

IPW Dukung Kapolri Perkuat Layanan Publik, Dorong Akses Langsung ke Kapolda dan Kapolres

MONITOR, Jakarta – Indonesia Police Watch (IPW) mendukung langkah Kapolri Jenderal Suyudi dalam memperkuat pelayanan…

4 jam yang lalu

Wamenaker Tekankan Pentingnya Pelatihan dan Akses Kerja bagi Anak Muda

MONITOR, Surabaya — Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menekankan pentingnya pelatihan kerja yang sesuai dengan…

13 jam yang lalu

Maknai Hari Sumpah Pemuda, Jasa Marga Dorong Regenerasi Kepemimpinan dan Inovasi Digital

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memaknai peringatan Hari Sumpah Pemuda sebagai momentum…

14 jam yang lalu

Kementerian UMKM Segera Salurkan Banpres Rehabilitasi Usaha Mikro Terdampak Bencana Sumatera

MONITOR, Jakarta - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan penyaluran Bantuan Presiden (Banpres)…

14 jam yang lalu

Kemnaker Verifikasi Mitra Penyelenggara MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memverifikasi perusahaan dan instansi pemerintah yang mendaftar sebagai mitra…

23 jam yang lalu

Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji 2027 Berhak Lunas, Cek Status dan Siapkan Kesehatan

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengumumkan daftar nama jemaah haji reguler yang…

1 hari yang lalu