Anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan.
MONITOR, Jakarta- Politikus PDI Perjuangan (PDIP) Arteria Dahlan menanggapi biasa Ikhwal pertemuan yang dilakukan antara Ketua Komando Tugas bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno, Jumat (18/5) kemarin.
“Ya, biasa saja, harus ditanggapi positif, tidak perlu dipolemikkan, kan bagian dari komunikasi politik di tahun politik. Entah itu tujuannya untuk penjajakan, membangun kesepahaman, atau pembicaraan pendahuluan menuju koalisi, kami rasa itu baik-baik saja,” kata Arteria, di Jakarta, Minggu (20/5).
Menurut dia, setiap bangunan komunikasi yang dibangun partai politik itu pastinya penuh balutan kemaslahatan dan pasti tujuannya semua baik. Jadi tidak perlu dipersoalkan. Apalagi, sambung dia, hingga saat ini Partai Demokrat kan belum menentukan sikap hendak kemana dan mau bagaimana, apakah berlabuh ke koalisi kami dengan Pak Jokowi, atau ke koalisinya Gerindra-PKS atau membentuk poros sendiri.
“Ya jadinya wajar dan penting bagi partai Demokrat untuk melakukan komunikasi politik dengan partai-partai yang sudah menentukan pilihan. Juga bagi koalisi Demokrat PKS, ini kan menjadi alternatif penguatan baru tatkala Demokrat berlabuh ke mereka, mengingat hingga saat ini Pak Jokowi pun belum menentukan siapa Cawapresnya,” papar anggota komisi III DPR RI itu.
“Saya hanya berharap setiap giat apapun dalam berpolitik dan berdemokrasi harus memberikan penguatan bagi rakyat bahkan berpolitik adalah membangun peradaban dan menghasilkan kemaslahatan,” pungkasnya.
MONITOR, Manado – Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak mendorong pelibatan masyarakat…
MONITOR, Jakarta - Sejumlah masa yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Astacita (KoMPAS) menggelar…
MONITOR, Cirebon - Bantuan ayam petelur kepada kelompok ternak harus menjadi modal awal untuk membangun…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar membawa sejumlah peluang kerja sama internasional dari hasil…
MONITOR, Bali – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan bahwa Kredit…
MONITOR, Jakarta -Wakaf produktif perlu dikembangkan dari praktik filantropi keagamaan menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi, pendidikan,…