MONITOR, Jakarta – Persekutuan Gereja Indonesia (PGI) meminta kepada masyarakat agar tidak menyebarkan foto-foto maupun video korban teror bom di Surabaya. Alasanya, penyebaran tersebut justeru membantu tujuan teroris yakni menebarkan rasa takut.
Sekretaris Umum PGI Gomar Gultom mengatakan masyarakat sebaiknya menghentikan penyebaran foto dan video dan lebih baik menyampaikan pesan damai melalui berbagai media.
“Saya justru mengimbau masyarakat untuk menebarkan kasih dan rasa damai melalui ragam media,” katanya dalam keterangan persnya, Minggu (13/5).
Gomar juga mengimbau agar komentar yang dapat memperburuk situasi tidak disampaikan oleh seluruh lapisan warga dan masyarakat.
“Mengimbau seluruh elite politik dan masyarakat untuk menghentikan komentar yang justru memperkeruh keadaan. Janganlah menggunakan peristiwa kekerasan dan tindak terorisme ini untuk menangguk kepentingan politik dan sesaat, karena harga yang sedang dipertaruhkan adalah masa depan bangsa,” jelasnya.>“Kita tak perlu takut menghadapi ancaman terorisme ini tetapi menyerahkan sepenuhnya kepada penanganan oleh negara,” tandasnya.
MONITOR, Tangerang Selatan - Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher menaruh perhatian serius terhadap…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah menyoroti penangkapan buronan internasional kasus tindak…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti minimnya faktor keselamatan dan keamanan transportasi…
MONITOR, Jakarta - Akademisi, praktisi hukum, aktivis dan mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendorong…
MONITOR, Tangerang Selatan – Staf Ahli Menteri UMKM Bidang Hukum dan Kebijakan Publik, Reghi Perdana,…