SUMATERA

Survei Terbaru Beredar, Herman Deru Unggul Telak di Pilgub Sumsel

MONITOR, Palembang – Sebuah survei terbaru Pilkada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Pilgub Sulsel) 2018 dari Pusat Demokrasi dan HAM (PusDeHAM) beredar. Dari survei tersebut, Pasangan Calon nomor urut satu Herman Deru – Mawardi Yahya unggul telak dari calon lain.

Pada hasil survei yang beredar disebutkan Herman Deru – Mawardi Yahya unggul dengan perolehan 46.0%, Disusul Dodi-Giri 23,2%, Ishak Meki-Yuda Pratomo 16,4%, dan Saefudin Anwari-Irwansyah 9,6%. Adapun yang belum menentukan pilihan 4,8%.

Belum diketahui secara pasti metodologi dan sample survei tersebut, namun hasil tersebut sejatinya tidak terlalu banyak kejutan, pasalnya pada survei sebelumnya pasangan Deru-Mawardi memang selalu unggul dibandingkan calon lain.

Recent Posts

Karantina Kepri Sertifikasi 9,2 Ton Ikan Teri Kering Asal Natuna

MONITOR, Natuna - Aktivitas sektor perikanan di Kabupaten Natuna terus menunjukkan tren positif, terutama di…

6 jam yang lalu

Longsor Ciater–Rawa Macek Tangsel, BPBD Lakukan Asesmen Cepat dan Alihkan Kendaraan Berat

Serpong – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bergerak cepat menangani bencana longsor yang terjadi di…

7 jam yang lalu

Kementerian UMKM Perkuat Promosi Produk Lokal dalam ASEAN Plus Cadet Sail 2026 di Belawan

MONITOR, Medan – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus memperkuat promosi produk lokal…

10 jam yang lalu

Menaker Pastikan Peluang Kerja Tetap Terbuka di Tengah Tekanan Global

MONITOR, Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pemerintah bergerak cepat menjaga peluang kerja tetap terbuka…

10 jam yang lalu

Pertamina Apresiasi Bareskrim Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi

MONITOR, Jakarta — Pertamina Patra Niaga menyampaikan apresiasi atas langkah cepat dan tegas Bareskrim Polri…

10 jam yang lalu

Waspada Sabotase di Balik Peluang Gencatan Senjata AS–Iran

Oleh : Mahfuz Sidik Celah menuju gencatan senjata dalam konflik antara Donald Trump dan Iran…

10 jam yang lalu