MONITOR – Pihak Indosat Ooredoo angkat bicara terkait dengan adanya keluhan masyarakat/pelanggan tentang panggilan telepon tak dikenal dengan kode area luar negeri.
Group Head Corporate Communications Indosat Ooredoo Deva Rachman mengatakan jika masyarakat/pelanggan menerima panggilan luar negeri yang tidak dikenal agar tidak menelpon kembali atau mengirimkan SMS ke nomor-nombor tersebut.
“Karena setiap panggilan dan pengiriman SMS akan terhitung biaya panggilan luar negeri,” katanya dalam saran pers, Senin (2/4).
Panggilan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab ini biasanya dilakukan di waktu-waktu yang tidak lazim seperti tengah malam atau dini hari sehingga menimbulkan kepanikan pelanggan dan secara reflek sering akhirnya pelanggan melakukan telepon kembali (call back) ke nomor tak dikenal tersebut.
“Kami telah melakukan antisipasi dengan memblok negara panggilan dari negara yang sering melakukan panggilan tidak dikenal ini, sehingga masyarakat/pelanggan tidak menerima panggilan dari nomor-nomor tersebut kembali,” Pungkas Deva.
MONITOR, Palu - Forum Mahasiswa Indonesia Timur (FORMIT) menggalang dana untuk membantu masyarakat terdampak bencana…
MONITOR, Jakarta - Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional masih menjadi salah satu sektor…
MONITOR, Jakarta – Ratusan ribu masyarakat memadati kawasan Monumen Nasional (Monas), Sarinah, hingga Bundaran HI…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadikan perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memaknai peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai momentum…
MONITOR, Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) meluncurkan…